Renungan Kitab Keluaran

Perenungan Keluaran 11 – Panjang Sabar

Judul perikop pada pasal ini untuk versi TB adalah “Tulah kesepuluh diberitahukan” artinya tulah ini belum terjadi dan memang tulah terakhir belum terjadi.

Apakah kalian tahu apa amaran hukuman pertama yang TUHAN berikan kepada Firaun melalui Musa? kita sama-sama baca ayat di bawah ini:

Dan nyatanya memang sudah beberapa kali tulah terjadi, Firaun tidak mengizinkan mereka untuk pergi beribadah kepada TUHAN. Dan mengenai anak sulung yang mati, ini terjadi di tulah paling akhir. Mari kita baca pemberitahuan tulah kesepuluh.

Hukuman yang pertama diamarkan kepada Mesir telah dijatuhkan paling akhir. Allah panjang sabar dan berkelimpahan dengan rahmat. Ia mempunyai belas kasihan terhadap makhluk-makhluk yang dijadikan-Nya dalam peta-Nya. Jika kerugian yang dialami sehubungan dengan panen mereka dan kawanan kambing-domba mereka telah menuntun Mesir kepada pertobatan, maka anak-anak mereka itu tidak akan dibinasakan; tetapi bangsa itu dengan keras kepala telah menolak perintah ilahi, dan sekarang kutuk terakhir itu segera akan diturunkan.

Patriarchs and Prophets 273.2

Dari sini kita bisa melihat panjang sabar Allah yang ditunjukkan agar kita semua bertobat. Tetapi sering kali kita tidak menghargai panjang sabar Allah.

Hari ini kita masih merasakan panjang sabar Allah bagi kita orang berdosa. Pintu kasihan belum tertutup. Oleh karena itu, gunakan waktu-waktu dan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, “supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.” (1 Petrus 4:2)

Kiranya renungan hari ini boleh menjadi berkat bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

22 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

6 days ago