Renungan Kitab Kejadian

Perenungan Kejadian 13 – Tidak Mementingkan Diri

Silakan baca kisah Abram dan Lot di pasal ini. Singkat ceritanya adalah para gembala Abram dan Lot bertengkar karena padang rumput tidak cukup bagi kawanan kambing domba mereka.

“Di dalam hal ini roh Abraham yang agung dan tidak mementingkan diri dinyatakan.”

Patriarchs and Prophets 132.3

Roh Abraham adalah roh yang tidak mementingkan diri karena ia mau memberikan pilihan kepada Lot terlebih dahulu untuk memilih. 

“Dari segi sopan santun, sebenarnya Lot harus menyerahkan hak memilih kepada Abram, tetapi gantinya ia berbuat demikian, dengan roh mementingkan diri ia telah berusaha untuk merebut segala keuntungan yang ada.”

Patriarchs and Prophets 133.1

Itulah sebabnya di ayat selanjutnya dicatatkan, “Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar….” (Kejadian 13:10)

Tanah yang paling subur di seluruh Palestina adalah lembah Yordan, yang dapat mengingatkan orang-orang yang melihatnya ke Firdaus yang telah hilang itu, dan menandingi keindahan serta kesuburan padang yang diairi oleh sungai Nil… Di sana juga ada kota-kota besar, yang kaya dan indah, yang mengajak orang untuk menjalankan perdagangan yang mendatangkan untung di pasar-pasar yang ramai itu. Silau oleh pandangan akan kekayaan duniawi, Lot mengabaikan kejahatan-kejahatan moral dan rohani yang akan dihadapinya di sana.

Patriarchs and Prophets 133.1

Jika kita dihadapkan dalam keadaan yang serupa, mungkin kita akan mencoba mempertahankan hak pribadi kita untuk bisa memilih lebih dahulu dan memilih yang tentu saja lebih menguntungkan. Tetapi hari ini kita belajar untuk tidak mementingkan diri sendiri.

Dan di dalam buku The Story of Jesus dicatatkan bahwa Yesus “selalu menunjukkan sikap yang manis dan sikap yang tidak mementingkan diri sendiri.” (The Story of Jesus 29.6)

Kiranya kita bisa memiliki roh yang tidak mementingkan diri.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

3 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

5 days ago