Renungan Kitab Imamat

Perenungan Imamat 19 – Standar Moral Tidak Berubah

Pasal ini menampilkan berbagai hukum yang mencerminkan karakter Allah yang kudus.

Pasal ini berbicara mengenai kekudusan dalam hal:

  1. Hubungan dengan Tuhan (tidak ada berhala).
  2. Sosial (tidak mencuri, menipu, menindas orang lain, memaki orang tuli, membuat orang buat tersandung, membenci saudara, dll).
  3. Keluarga dan seksualitas (kesucian dalam hubungan keluarga dan seksual).
  4. Gaya hidup (larangan mengenai sihir, menandai tubuh, dll)

Jadi, Kekudusan tidak hanya berbicara mengenai tata cara ibadah saja, tetapi menyeluruh termasuk dalam kehidupan sehari-hari kita yang mungkin menurut kita itu adalah hal-hal kecil.

Allah yang kudus menuntut agar umat-Nya juga hidup kudus – bukan hanya dalam ibadah, tetapi dalam keseharian.

Kita yang mengaku sebagai umat Tuhan harus selalu berhati-hati agar tidak berkompromi dengan gaya hidup dunia. Meskipun zaman berubah, tetapi standar moral Tuhan tidak berubah.

Kiranya renungan ini boleh menjadi pelajaran dan pengingat yang baik bagi kita semua untuk hidup kudus.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

18 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 5) – Yesus yang Hidup

Setelah Paulus naik banding kepada Kaisar, Raja Agripa dan Bernike datang mengunjungi Festus di Kaisarea.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 4) – Tuhan Sudah Menyiapkan Jalannya

Ketika Paulus naik banding kepada Kaisar, Festus tidak memiliki pilihan selain mengirimnya ke Roma. Keputusan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 3) – Memimpin Langkah Kita

Setelah mendengar tuduhan terhadap Paulus, Festus menghadapi sebuah dilema. Ia ingin menyenangkan orang-orang Yahudi, tetapi…

6 days ago