Renungan Kitab Ayub

Perenungan Ayub 6 – Perkataan yang Tergesa-gesa

Saya tertarik dengan kalimat:

“… tergesa-gesalah perkataanku.” (Ayub 6:3 – TB)
“… kata-kataku telah menjadi gegabah.” (Ayub 6:3 – ILT3)

Dari sini saya diingatkan untuk tidak terburu-buru dalam berkata-kata yang akhirnya akan merugikan diri kita sendiri. Seringkali saat kita marah, kita pun berkata-kata dengan terburu-buru dan tidak berpikir dengan baik, sehingga kita menyesal di akhir. Jadi berhati-hatilah dengan apa yang kita katakan. Mengapa?

“Setiap perkataan yang kamu ucapkan, setiap perbuatan yang kamu lakukan, adalah benih yang akan mengeluarkan buah yang baik atau jahat, dan akan mengakibatkan kegirangan atau kesusahan bagi si penabur.”

Counsels for the Church 184.1

Kiranya renungan singkat hari ini boleh mengajarkan kita untuk berhati-hati dalam berkata-kata.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

23 hours ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 1) – Abraham Dibenarkan karena Iman

Setelah dalam Roma 3 Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

5 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 7) – Iman yang Meneguhkan Hukum

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus menutup…

5 days ago