Renungan Kitab Amos

Perenungan Amos 6 – Kemakmuran dan Kenyamanan

Amos menyasar ke orang “yang merasa aman di Sion dan yang merasa tenteram di gunung Samaria.”

Bangsa Israel saat itu hidup dalam kemakmuran dan kenyamanan. Namun, di tengah kelimpahan itu, mereka melupakan Tuhan dan tidak peduli pada penderitaan sesama. Itulah sebabnya Allah menegur sikap mereka melalui Amos.

Dari sini kita diingatkan bahwa janganlah kita terlalu merasa nyaman dengan segala berkat Tuhan sehingga kita lupa kepada Sang Pemberi Berkat. Kemakmuran dan kenyamanan bisa meninabobokan kita dan membuat kita merasa tidak perlu lagi mencari Tuhan.

Jadi, ingatlah untuk selalu mencari Tuhan dan jangan lupa untuk peduli dengan sesama manusia.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 6) – Dari Kegelapan kepada Terang

Setelah menjelaskan bahwa Tuhan memanggilnya menjadi pelayan dan saksi, Paulus diutus ke bangsa lain dengan…

4 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

5 days ago