Pasal ini menceritakan masa pemerintahan Raja Yoas yang awalnya baik, tetapi berakhir dengan tragis. Baca atau dengarkan kisah lengkapnya di pasal ini.
Artinya Yoas hidup benar hanya pada waktu imam Yoyada hidup. Lalu apa yang terjadi ketika imam Yoyada meninggal? Mari kita baca ayat 17-18 (kisah lengkapnya silakan baca atau dengarkan di pasal ini).
“Sesudah Yoyada mati, pemimpin-pemimpin Yehuda datang menyembah kepada raja. Sejak itu raja mendengarkan mereka. Mereka meninggalkan rumah TUHAN, Allah nenek moyang mereka, lalu beribadah kepada tiang-tiang berhala dan patung-patung berhala. Oleh karena kesalahan itu Yehuda dan Yerusalem tertimpa murka.”
2 Tawarikh 24:17-18
Setelah Yoyada meninggal, Yoas meninggalkan Tuhan. Ia mendengarkan penasihat yang buruk dan bahkan membunuh Zakharia, anak Yoyada, yang menegur dosanya (ayat 17-22).
Dari kisah ini, kita diingatkan dua hal.
Kedua, pemimpin rohani memang memiliki pengaruh untuk kerohanian seorang raja atau seluruh rakyat, tetapi ingatlah bahwa ketaatan sejati harus lahir dari hati yang mengasihi Tuhan, bukan bergantung pada kehadiran orang lain.
“Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir”
Filipi 2:12
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin