Renungan Kitab 2 Tawarikh

Perenungan 2 Tawarikh 24 – Bukan Bergantung kepada Orang Lain

Pasal ini menceritakan masa pemerintahan Raja Yoas yang awalnya baik, tetapi berakhir dengan tragis. Baca atau dengarkan kisah lengkapnya di pasal ini.

Hal yang menarik perhatian saya adalah ketika dicatatkan di Alkitab bahwa “Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN selama hidup imam Yoyada.” (2 Tawarikh 24:2)

Artinya Yoas hidup benar hanya pada waktu imam Yoyada hidup. Lalu apa yang terjadi ketika imam Yoyada meninggal? Mari kita baca ayat 17-18 (kisah lengkapnya silakan baca atau dengarkan di pasal ini).

Setelah Yoyada meninggal, Yoas meninggalkan Tuhan. Ia mendengarkan penasihat yang buruk dan bahkan membunuh Zakharia, anak Yoyada, yang menegur dosanya (ayat 17-22).

Dari kisah ini, kita diingatkan dua hal.

Pertama, awal yang baik (setia) tidak menjamin akhir yang setia juga. Jadi, kita harus terus melekat kepada Tuhan.

Kedua, pemimpin rohani memang memiliki pengaruh untuk kerohanian seorang raja atau seluruh rakyat, tetapi ingatlah bahwa ketaatan sejati harus lahir dari hati yang mengasihi Tuhan, bukan bergantung pada kehadiran orang lain.

Pasal ini menjadi pengingat yang kuat bagi kita bahwa iman yang sejati harus berdiri sendiri, bukan dipinjam dari pemimpin rohani atau keluarga kita. Ingatlah perumpamaan 10 gadis bahwa minyak itu tidak bisa diberikan kepada orang lain. Masing-masing harus memiliki minyak itu sendiri.

Pertanyaan perenungan bagi kita semua: “Apakah iman yang saya miliki ini sungguh-sungguh dari hati kita sendiri atau hanya ikut-ikutan?” Jawablah itu dalam hati kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

19 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

5 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

6 days ago