Saat membaca pasal ini, ada beberapa perikop di dalamnya, tetapi dari beberapa kisah, saya tertarik membahas lagi mengenai Simei. Ingat kisah di pasal 16 tentang Simei yang mengutuk Daud?
Hari ini kita masuk ke pasal 19 yang mana Daud kembali lagi ke Yerusalem setelah pemberontakan Absalom. Dan yang menarik adalah salah satu yang menyambut kedatangan Daud adalah Simei yang di pasal 16 mengutuk Daud. Lalu apa yang dikatakan Simei di pasal ini kepada Daud?
“… ‘Janganlah kiranya tuanku tetap memandang aku bersalah, dan janganlah kiranya tuanku mengingat kesalahan yang dilakukan hambamu ini pada hari tuanku raja keluar dari Yerusalem; janganlah kiranya raja memperhatikannya lagi. Sebab hambamu ini tahu bahwa hamba telah berbuat dosa; dan lihatlah, pada hari ini akulah yang pertama-tama datang dari seluruh keturunan Yusuf untuk menyongsong tuanku raja.’”
2 Samuel 19:19-20
Lalu apa tanggapan raja Daud?
“Kemudian berkatalah raja kepada Simei: ‘Engkau tidak akan mati.’ ….”
2 Samuel 19:23
“Simei, … mengakui tindakannya yang memberontak terhadap Daud. Mereka yang menyaksikan tindakannya yang kejam mendesak Daud untuk tidak mengampuni nyawanya, karena dia mengutuk orang yang diurapi Tuhan. Namun Daud menegur mereka. Dia tidak hanya menyelamatkan nyawa Shimei, tapi dengan penuh belas kasihan memaafkannya. Seandainya Daud mempunyai roh balas dendam, ia dapat dengan mudah memuaskannya dengan membunuh pelakunya.” (The Spirit of Prophecy, Vol. 1, 384).
The SDA Bible Commentary, Vol. 2, 1024.4
Dari sini ada 2 hal yang ingin saya bagikan.
Pertama, jika kita berbuat salah, jangan lupa untuk mengakui kesalahan kita dan meminta maaf.
Kedua, milikilah roh belas kasihan seperti Daud, janganlah memiliki roh pendendam.
“Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.”
Imamat 19:18
“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”
Kolose 3:13
Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin
Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…
Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…
“Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan serta pertengkaran tentang hukum…
Paulus menunjukkan hasil yang seharusnya terlihat dari kehidupan yang telah menerima kasih karunia itu, yaitu…
Keselamatan adalah pemberian kasih karunia. Namun, karya Allah tidak berhenti pada pengampunan. Allah juga memperbarui…
“Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, … Dia telah menyelamatkan…