Renungan Kitab 2 Samuel

Perenungan 2 Samuel 13 – Jangan Dibiarkan

Kejahatan yang dilakukan Amnon akhirnya mendatangkan malapetaka, yaitu Absalom mengadakan pembalasan kepada Amnon dengan cara membunuhnya.

Pembalasan yang dilakukan oleh Absalom terjadi sekitar 2 tahun setelah peristiwa itu.

Mengapa selama 2 tahun itu tidak ada teguran untuk kejahatan Amnon? Karena “Kejahatan memalukan yang dilakukan oleh Amnon, anak sulungnya, dibiarkan begitu saja oleh Daud tanpa ada hukuman ataupun teguran.” (Patriarchs and Prophets 727.2)

“Daud telah melalaikan tugas untuk menghukum kejahatan Amnon, dan oleh karena ketidaksetiaan raja dan ayah itu, dan karena anak itu tidak bertobat, Tuhan telah membiarkan peristiwa-peristiwa itu terjadi dengan sendirinya, dan tidak menghalangi Absalom. Apabila orang tua dan para pemimpin mengabaikan tugas untuk menghukum kejahatan, maka Allah sendiri akan melaksanakannya. Kuasa-Nya yang mengendalikan itu sedemikian jauh akan diangkat dari alat-alat si jahat, sehingga serentetan peristiwa akan timbul yang akan menghukum dosa dengan dosa.”

Patriarchs and Prophets 728.1

“Akibat-akibat buruk dari sikap Daud yang longgar dan tidak adil terhadap Amnon tidaklah berakhir di sini, karena hal inilah yang menjadi awal dari permusuhan Absalom dengan ayahnya.”

Patriarchs and Prophets 728.2

Dari sini kita belajar ternyata hukuman dan juga teguran kepada orang yang berbuat salah itu diperlukan. Janganlah dibiarkan.

Tak heran kitab Amsal mencatat, “Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati.” (Amsal 23:14)

Jadi, jika ada orang atau anak kita melakukan kejahatan atau kesalahan, janganlah dibiarkan tetapi berikan teguran, nasihat yang penuh dengan kasih serta hukuman.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

5 days ago