Renungan Kitab 2 Korintus

Perenungan 2 Korintus 2 – Aroma Kristus dalam Hidup Kita

Rasul Paulus menggunakan gambaran yang unik: bau yang harum. Pada zaman itu, aroma sering dikaitkan dengan kemenangan atau persembahan. Paulus ingin menunjukkan bahwa kehidupan orang percaya seharusnya memancarkan “aroma Kristus.”

Apa maksudnya aroma Kristus?

“Kita yang mengaku percaya pada kebenaran hendaknya menyatakan buah-buahnya dalam perkataan dan karakter kita … sehingga semua sumber hati dapat seperti bunga, harum dengan parfum, aroma yang manis, aroma kehidupan yang membawa kepada kehidupan.”

Our High Calling 33.5

Artinya, hidup kita selalu memancarkan sesuatu. Sikap, perkataan, dan tindakan kita bisa membawa orang lebih dekat kepada Tuhan, atau justru menjauh.

Ketika kita hidup dekat dengan Kristus, maka secara alami:

  • Kasih-Nya terlihat dalam sikap kita
  • Kesabaran-Nya terpancar dalam perkataan kita
  • Kebaikan-Nya dirasakan oleh orang lain

Aroma itu tidak dibuat-buat, tetapi mengalir dari hati yang sudah diubahkan oleh Kristus. Semakin kita tinggal di dalam Dia, semakin hidup kita menjadi kesaksian yang hidup bagi dunia.

Kiranya setiap hari, hidup kita memancarkan aroma Kristus—aroma kasih, kesabaran, dan kebaikan—sehingga melalui kita, orang lain dapat merasakan kehadiran Tuhan dan ditarik kepada-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

5 hours ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

5 days ago