Renungan Kitab 2 Korintus

Perenungan 2 Korintus 11 (Bagian 2) – Bahaya Tidak Mempercayai Kebenaran

Kemarin kita sudah melihat bagaimana Setan memperdayai Hawa. Hari ini kita akan melihat lebih dalam: mengapa Hawa bisa jatuh ke dalam dosa?

Apakah semata-mata karena tipu daya Setan? Atau ada sesuatu yang lebih mendasar yang terjadi di dalam dirinya?

Pena inspirasi memberikan jawaban yang sangat jelas:

“Hawa benar-benar mempercayai perkataan Setan, tetapi kepercayaannya tidak menyelamatkannya dari hukuman dosa. Ia tidak mempercayai firman Tuhan, dan inilah yang menyebabkan kejatuhannya. Pada penghakiman, manusia tidak akan dihukum karena mereka dengan sadar mempercayai kebohongan, tetapi karena mereka tidak mempercayai kebenaran, karena mereka mengabaikan kesempatan untuk mempelajari apa yang benar.”

Patriarchs and Prophets 55.2

Di sinilah letak persoalannya. Kejatuhan tidak dimulai dari ketidaktahuan, tetapi dari ketidakpercayaan kepada firman Tuhan. Hawa memilih mempercayai suara lain daripada apa yang Tuhan sudah katakan dengan jelas.

Hal yang sama bisa terjadi dalam hidup kita hari ini. Kita mungkin mendengar firman Tuhan, tetapi apakah kita sungguh mempercayainya? Atau kita lebih mudah percaya pada logika sendiri, perasaan, atau suara dari luar yang tampaknya masuk akal?

Karena itu, Tuhan tidak hanya memberi kita kebenaran, tetapi juga peringatan:

“Semua pelajaran yang telah Tuhan catat dalam firman-Nya adalah untuk peringatan dan pengajaran kita. Pelajaran-pelajaran itu diberikan untuk menyelamatkan kita dari tipu daya. Mengabaikannya akan mengakibatkan kehancuran bagi diri kita sendiri. Apa pun yang bertentangan dengan firman Tuhan, kita dapat yakin bahwa itu berasal dari Setan.”

Patriarchs and Prophets 55.2

Melalui hal ini kita belajar bahwa firman Tuhan adalah pelindung kita. Setiap kebenaran yang Tuhan berikan bukan untuk membatasi kita, tetapi untuk menjaga kita agar tidak jatuh ke dalam penyesatan.

Karena itu, mari kita belajar dari kesalahan Hawa. Jangan hanya mengetahui kebenaran, tetapi percayai dan peganglah dengan setia. Ujilah setiap pikiran, setiap ajaran, dan setiap suara dengan firman Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 3) – Sesuai Kehendak Tuhan

Masih melanjutkan pembahasan kemarin mengenai pertemuan Saulus [sebelum berubah nama menjadi Paulus] dan Ananias, apa…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 2) – Bersedia Dipakai Tuhan

Paulus memberikan satu kesaksian tentang seorang yang dipakai Tuhan untuk menolongnya pada masa yang sangat…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 1) – Pertemuan yang Mengubah Hidup

Setelah ditangkap oleh pasukan Romawi dan hampir dibunuh oleh massa, Paulus mendapat kesempatan untuk berbicara…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 21 (Bagian 4) – Tetap Tenang di Tengah Kekacauan

Setelah dituduh secara keliru dan menjadi sasaran amukan massa, Paulus ditangkap oleh pasukan Romawi. Keadaan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 21 (Bagian 3) – Tangan Tuhan Tetap Bekerja

Setelah dituduh secara keliru oleh orang-orang Yahudi, Paulus menjadi sasaran amukan massa. Seluruh kota menjadi…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 21 (Bagian 2) – Tetap Setia

Setibanya di Yerusalem, Paulus bertemu dengan Yakobus dan para pemimpin jemaat serta menceritakan bagaimana Tuhan…

5 days ago