Renungan Kitab 1 Raja-Raja

Perenungan 1 Raja-raja 21 – Pengaruh Izebel yang Merusak

Ahab lemah dalam kekuatan moral. Persatuannya melalui pernikahan dengan seorang wanita penyembah berhala yang berkarakter tegas … mengakibatkan bencana baik bagi dirinya sendiri maupun bagi bangsanya. Karena tidak berprinsip, dan tidak memiliki standar perbuatan benar yang tinggi, karakternya dengan mudah dibentuk oleh semangat Izebel yang penuh tekad. . . .”

Conflict and Courage 204.2

“Di bawah pengaruh buruk pemerintahan Ahab, Israel menyimpang jauh dari Tuhan yang hidup dan merusak cara hidup mereka di hadapan-Nya ….”

Conflict and Courage 204.3

“Melalui pengaruh Izebel dan para imam-imamnya yang tidak beriman, orang-orang diajari bahwa dewa-dewa berhala yang didirikan adalah dewa-dewa, yang memerintah … mereka atas unsur-unsur tanah, api, dan air. Segala karunia surga—sungai yang mengalir, aliran air hidup, embun yang lembut, hujan yang menyegarkan bumi dan membuat ladang subur—dianggap berasal dari kebaikan Baal dan Asytoret.”

Conflict and Courage 204.4

“Dalam kebodohan mereka yang buta, mereka memilih untuk menolak Tuhan dan penyembahan-Nya.”

Conflict and Courage 204.5

“Betapa sedikitnya yang menyadari kuasa seorang wanita yang tidak disucikan. . . . Tuhan akan menyertai Ahab jika dia berjalan menurut nasihat surga. Namun Ahab tidak melakukan hal ini. Dia menikahi seorang wanita yang menyembah berhala. Izebel memiliki kekuasaan yang lebih besar atas raja dibandingkan dengan kekuasaan Tuhan. Dia membawanya ke dalam penyembahan berhala ….”

Conflict and Courage 204.6

Hari ini kita diingatkan untuk mencari pasangan yang sesuai dengan nasihat Tuhan. Pasangan yang takut akan Tuhan, yang akan membawa pengaruh yang baik bagi diri kita dan keluarga kita.

Jika kita sudah menikah, ingatlah untuk membawa pengaruh yang baik bagi pasangan dan keluarga kita. Berdoalah agar bisa menjadi terang kecil di mana pun kita berada.

Kiranya pelajaran ini boleh menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

5 days ago