Kisah ini menceritakan pertempuran antara raja Israel, yaitu Ahab dan raja Aram, yaitu Benhadad. Baca atau dengarkan kisah lengkapnya pada pasal ini.
Dari kisah ini, saya tertarik dengan cara pandang pegawai raja Aram mengenai Allah orang Israel dan strategi perang yang mereka ambil. Apa pandangan mereka? Mari kita baca ayat 23.
“Pegawai-pegawai raja Aram berkata kepadanya: ‘Allah mereka ialah allah gunung; itulah sebabnya mereka lebih kuat dari pada kita. Tetapi apabila kita berperang melawan mereka di tanah rata, pastilah kita lebih kuat dari pada mereka.’”
1 Raja-raja 20:23
Mereka menganggap bahwa Allah orang Israel adalah allah gunung, sehingga kalau mereka berperang di tanah rata, maka mereka pasti bisa menang dan lebih kuat. Tapi benarkah demikian? Apakah Allah kita hanya kuat di gunung saja? Mari kita baca bagaimana abdi Allah berkata kepada raja Israel.
“Maka tampillah abdi Allah dan berkata kepada raja Israel: ‘Beginilah firman TUHAN: Oleh karena orang Aram itu telah berkata: TUHAN ialah allah gunung dan bukan allah dataran, maka Aku akan menyerahkan seluruh tentara yang besar itu ke dalam tanganmu, supaya kamu tahu, bahwa Akulah TUHAN.’”
1 Raja-raja 20:28
“Tujuh hari lamanya mereka berkemah berhadap-hadapan. Tetapi pada hari yang ketujuh mulailah pertempuran, dan pada suatu hari orang Israel menewaskan seratus ribu orang berjalan kaki dari orang Aram itu.”
1 Raja-raja 20:29
Dari sini kita belajar bahwa Allah kita adalah Pencipta alam semesta. Seluruh alam semesta adalah milik-Nya dan tentu saja jika Tuhan berkehendak, maka mau di mana pun mereka menyerang, Tuhan bisa membuat kalah semua musuh-musuh itu.
Oleh karena itu, marilah kita percaya dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, maka perlindungan dari Tuhan akan menjadi bagian kita.
Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin