Renungan

Penyucian Mencakup Semuanya – Bagian 2

Pertanyaan kemarin, “Bagaimana kita tahu kecacatan yang ada dalam diri?”

Mari kita simak renungan pagi hari ini.

Saat kita akan bertemu dengan rekan kerja atau berangkat kerja maupun saat kita akan pergi jalan-jalan, apa yang akan kita lakukan agar untuk memastikan bahwa tidak ada noda pada wajah atau pakaian yang kita gunakan?

Tentu saja kita akan melihat cermin, bukan? Karena dengan bercermin, maka kita bisa melihat apa yang kurang pas atau yang harus dibenarkan dari diri kita agar saat kita keluar rumah atau bertemu dengan orang lain maka kita sudah tampil dengan baik.

Begitu juga dengan tabiat kita. Jika kita ingin tahu kecacatan dari tabiat kita, maka kita perlu melihat cermin. Cermin seperti apakah yang bisa menunjukkan kecacatan kita?

Yakobus mencatat, “Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.” (Yakobus 1:23-25)

Jadi, agar kita bisa tahu kecacatan diri kita, maka berkacalah pada firman Tuhan, lihatlah pada hukum Tuhan yang sempurna itu untuk melihat apakah masih ada kecacatan dalam tabiat kita.

Oleh karena itu, marilah kita hari ini mulai sungguh-sungguh membaca firman Tuhan agar kita bisa melihat tabiat mana saja yang harus kita perbaiki agar bisa serupa dengan karakter Kristus.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

16 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

5 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

6 days ago