Renungan

Pengenal Karaktermu Part 7 – Mulut Orang Jujur Menyelamatkan

Bagaimana jika kita berkata jujur, tetapi orang malah tersinggung dan akhirnya mereka mulai menjauhi, mencemooh, berpikir negatif, dan bahkan membicarakan kita di belakang? Barangkali itulah penyebab mengapa kita takut berkata jujur.

Bagaimana jika mereka tersinggung dengan perkataan kita yang jujur mengenai firman Tuhan?

Sebelum membaca jawabannya, mari kita lihat lebih dahulu arti kata tersinggung dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Tersinggung adalah merasa disakiti (dilukai dan sebagainya) hatinya; merasa difitnah dan sebagainya.

Jika mereka merasa disakiti oleh karena firman Tuhan yang kita berikan, maka ingatlah bahwa “… mulut orang jujur menyelamatkan orang.” (Amsal 12:16)

Semua yang kita sampaikan atau ajarkan haruslah sebuah kebenaran agar orang bisa berkata, “Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya dan kecurangan tidak terdapat pada bibirnya…” (Maleakhi 2:6) dan pada akhirnya orang bisa menyadari bahwa apa yang kita ajarkan adalah kebenaran dan demi kebaikan mereka, bukan untuk menjatuhkan mereka.

Lalu bagaimana jika saya adalah orang yang sering tersinggung atau mudah merasa sakit hati saat ada perkataan jujur yang keluar dari mulut seseorang?

Jika kita mudah sakit hati, ingatlah ayat ini: “Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.” (Ayub 5:2)

Jadi mari kita belajar untuk berkata jujur dan tidak mudah sakit hati jika perkataan jujur itu sesuai dengan firman Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 1) – Kuasa yang Mengubahkan Hidup

Ketika tiba di Efesus, Paulus bertemu dengan beberapa murid dan mengajukan sebuah pertanyaan yang menarik:…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

6 days ago