Renungan

Lihatlah Alam Ciptaan-Nya – Part 1

Dalam kitab Ayub 12:7-10 tertulis, “Tetapi bertanyalah kepada binatang, maka engkau akan diberinya pengajaran, kepada burung di udara, maka engkau akan diberinya keterangan. Atau bertuturlah kepada bumi, maka engkau akan diberinya pengajaran, bahkan ikan di laut akan bercerita kepadamu. Siapa di antara semuanya itu yang tidak tahu, bahwa tangan Allah yang melakukan itu; bahwa di dalam tangan-Nya terletak nyawa segala yang hidup dan nafas setiap manusia?”

Untuk itu, dalam beberapa hari ke depan kita akan melihat beberapa keajaiban alam yang Tuhan ciptakan seperti yang tertulis di ayat di atas—(1) binatang darat, (2) burung di udara, (3) bumi, (4) ikan laut—dan belajar akan keagungan dan kehebatan Tuhan kita.

Di bagian utara bumi ini, beruang kutub adalah binatang karnivora terbesar di darat. Faktanya, beruang kutub dewasa bisa mencapai sekitar 1000 kg! Padahal beruang kutub yang baru lahir hanya sekitar 1 kg. Dan karena tempat tinggalnya yang sangat dingin, mereka memiliki bulu putih yang sangat tebal.

Beruang kutub juga memiliki perut yang sangat besar dengan kapasitas lebih dari 70 kg makanan, dan mereka dapat memiliki jarak beberapa minggu dari satu makanan kepada waktu makanan yang berikutnya.

Mereka juga binatang yang dapat menjelajah dengan luar biasa, hingga 80 km per hari dan seluas 160.000 km2 di dalam seluruh hidupnya untuk mencari anjing laut.

Sebagai perenang yang sangat kuat, beruang kutub mendayung dengan tangan depannya yang besar dan menggunakan kaki belakangnya sebagai kemudi untuk mengarahkan kemana mereka berenang. Rata-rata kecepatan berenang mereka adalah 9.5 km/jam, tetapi dapat mencapai 95 km/jam tanpa berhenti.

Mungkin saat kita membaca fakta tentang beruang kutub, kita merasa hal yang biasa atau kita berpikir ya memang begitu seharusnya seekor beruang kutub. Tetapi pernahkan kita memikirkan, semua fakta yang ada pada seekor beruang kutub itu dirancang dengan sangat detail sehingga saling mendukung satu sama lain.

Sebagai contoh, bagaimana jika mereka tinggal di kutub tetapi tidak memiliki bulu yang membuat mereka hangat? Atau sebaliknya jika mereka tinggal di daerah yang panas tetapi memiliki bulu yang sangat tebal, apa jadinya? Jika mereka adalah beruang yang sangat besar, tetapi kapasitas perutnya hanya sedikit, apakah mereka dapat bertahan hidup?

Dengan bertanya kepada binatang ini kita diberi pengajaran akan betapa luar biasanya Tuhan kita itu. Jadi jika engkau sedang merasa putus asa hari ini, lihatlah kepada alam ciptaan-Nya dan belajarlah bagaimana Tuhan mengasihi engkau.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 1) – Kuasa yang Mengubahkan Hidup

Ketika tiba di Efesus, Paulus bertemu dengan beberapa murid dan mengajukan sebuah pertanyaan yang menarik:…

22 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

6 days ago