Renungan

Keajaiban Terbenamnya Mentari

Mahatma Gandhi pernah berkata, “When I admire the wonders of a sunset or the beauty of the moon, my soul expands in the worship of the creator.” (Ketika saya mengagumi keajaiban terbenamnya matahari atau keindahan bulan, jiwaku terbentang di dalam penyembahanku kepada sang pencipta.) 

Sebuah pujian yang serupa juga dituliskan oleh George Beverly Shea, seorang musisi kristen Kanada, yang berjudul “The Wonder of It All.” 

Ajaiblah terbenamnya mentari
Ajaiblah fajar merekah
Tapi yang lebih menggetarkan hati
Keajaiban kasih Allah
Yang teramat ajaib dari semuanya
Kasih Allah padaku 
Yang teramat ajaib dari semuanya
Kasih Allah padaku

Lirik dari lagu ini dirangkum dalam Galatia 2:20, “… hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” 

Fenomena alam adalah memang sesuatu yang ajaib, sesuatu yang di luar nalar kita, sesuatu yang manusia terbatas ini tidak dapat pahami sepenuhnya. Tetapi kasih Allah adalah sesuatu yang jauh lebih ajaib, dan yang sebenarnya paling ajaib dari segala sesuatu yang ada di seluruh alam semesta. Untuk itulah, saat kita melihat kepada alam, saat kita masih diberikan kesempatan menyaksikan matahari terbit atau terbenam, biarlah pikiran kita dibawa kepada kasih Tuhan yang jauh lebih besar dan ajaib dari semua itu. 

“Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.”

Mazmur 40:6

Dan walaupun terlalu banyak untuk dihitung, marilah kita, gantinya menceritakan keluh kesah, berusaha untuk lebih banyak menceritakan keajaiban kasih Tuhan kepada orang lain. Sehingga dengan kesaksian itu kita juga bisa menjadi saluran kasih bagi mereka dan bahkan dapat membawa orang-orang yang belum mengenal Tuhan dapat mengetahui dan bahkan merasakan akan kasih Tuhan itu secara pribadi. 

“Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib.”

Mazmur 9:2

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 1 – Kuasa untuk Bersaksi

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan…

5 days ago

Perenungan 2 Korintus 13 – Ujilah Dirimu

Di bagian penutup suratnya, Rasul Paulus memberikan pesan yang sangat tegas sekaligus penuh kasih kepada…

6 days ago

Perenungan 2 Korintus 12 – Cukup untuk Hari Ini

Sering kali kita berharap hidup tanpa pencobaan. Namun firman Tuhan mengingatkan kita bahwa jalan orang…

1 week ago

Perenungan 2 Korintus 11 (Bagian 3) – Menyamar sebagai Malaikat Terang

Selain ayat 3 yang sudah kita renungkan sebelumnya, ada satu peringatan penting dalam pasal ini…

1 week ago