Renungan

Iri Hati Part 4 – Belajar dari Kebaikan Yusuf Part 2

Hal kedua yang menarik dari sikap Yusuf adalah setelah ia dibuang dan dijual saudara-saudaranya dan disana mengalami berbagai macam kesusahan hingga akhirnya Yusuf bisa menjadi penguasa di Mesir, maka ada kisah menarik disana. (baca kisah lengkapnya dari Kejadian 38-50)

Saat Yusuf menjadi penguasa dan saudara-saudaranya bertemu dengan Yusuf, Yusuf mengampuni mereka. Bahkan setelah ayahnya mati, Yusuf tidak dengki atau benci kepada saudara-saudaranya. Ia malah berkata, “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.” (Kejadian 50:20)

Dari sini kita belajar bahwa Yusuf tahu bagaimana saudara-saudaranya merencanakan yang jahat kepada dia, tetapi ia tidak menyalahkan saudaranya. Ia mengampuni saudaranya dan mengingat bahwa Tuhan selalu merencanakan yang baik untuk dia.

Marilah kita belajar untuk mengampuni orang lain, karena Firman Tuhan juga menasihati kita, “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” (Kolose 3:13)

Jika hari ini kita sedang menghadapi masalah seperti Yusuf, biarlah hari ini kita bisa menjadi seperti Yusuf. Jadilah Yusuf-Yusuf modern sehingga kita tidak membuat malu nama Kristus. Marilah kita mengampuni orang yang mungkin berbuat jahat kepada kita dan tetap mengasihi mereka.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

11 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

3 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 6) – Perdebatan

“Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan serta pertengkaran tentang hukum…

5 days ago