Renungan

Hari Kenikmatan (Bagian 3) – Sediakan Makanan yang Istimewa

Shalom, selamat Sabat!

Hari kenikmatan memang harus dinikmati, walaupun memang pada hari Sabat Tuhan ingin kita berfokus pada-Nya, tetapi pada hari persiapan biarlah kita bisa mempersiapkan makanan yang istimewa kepada keluarga kita agar pada hari Sabat bisa menjadi hari yang penuh dengan sukacita.

“Sediakanlah sesuatu yang dianggap sebagai makanan yang istimewa, sesuatu yang tidak diperoleh anggota keluarga setiap hari.”

Child Guidance 532.2

Tetapi ada satu nasihat yang perlu kita ingat. Walaupun kita dapat menyediakan makanan yang istimewa, “janganlah kita menyediakan makanan yang lebih banyak pada hari Sabat atau lebih banyak jenis makanan dari hari-hari biasa … supaya pikiran bisa menjadi terang dan semangat dalam memahami perkara-perkara rohani.” (Child Guidance 532.1)

Sebagaimana kita menyediakan makanan istimewa yang berbeda dari enam hari lainnya, hari Sabat itu sendiri jugalah hari yang istimewa dan berbeda dari enam hari yang lain.

Itu karena setelah penciptaan dunia dan segala isinya, “ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.” (Kejadian 2:2-3)

Jika kita perhatikan ayat-ayat ini maka kita bisa melihat bahwa hari ini sangat spesial karena hanya di hari inilah Allah berhenti bekerja, memberkati, dan menguduskannya. Tidak ada hari lain yang dicatat saat penciptaan sebagai hari yang diberkati dan dikuduskan.

Oleh karena itu percayalah bahwa ada berkat khusus yang diberikan bagi kita yang menjaga kekudusan hari Sabat.

Biarlah hari Sabat ini kita bisa merasakan berkat-Nya yang melimpah bagi kita semua. Amin.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

4 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago