Renungan

Burung dengan Penglihatan yang Luar Biasa

Shalom, selamat Sabat!

Kira-kira burung apakah yang memiliki penglihatan yang luar biasa?

Dari antara banyak burung-burung yang diciptakan oleh Tuhan ada burung yang memiliki penglihatan yang luar biasa, yaitu burung elang botak.

Di dalam buku buku The All-New Book of Amazing Facts Volume 1 halaman 12 dikatakan bahwa “Elang memiliki penglihatan warna, dan meskipun mata mereka tidak sebesar mata manusia, ketajaman mereka setidaknya empat kali lebih tajam dari seorang individu dengan penglihatan sempurna. Saat melayang, meluncur, atau mengepak, mereka mampu melihat ikan di air dari jarak beberapa ratus kaki di atas. Seekor elang yang terbang dalam posisi tetap pada ketinggian 1.000 kaki (sekitar 304 meter) dapat melihat mangsa sekecil kelinci di area seluas hampir tiga mil² (sekitar 7,7 km²)!”

Sebuah penglihatan yang luar biasa ya? Dari ketinggian sekitar 1000 kaki atau 304 meter bisa melihat kelinci di area seluas hamper tiga mil persegi atau sekitar 4,8 km persegi. Mengagumkan bukan?

Walaupun burung yang Tuhan ciptakan ini sangat mengagumkan, tetapi Pencipta kita lebih mengagumkan lagi karena Alkitab mencatat, “Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” (Amsal 15:3)

Bahkan dari tempatnya yang jauh melebihi 1000 kaki, Ia bisa melihat dan mengawasi setiap hal yang kita lakukan dan katakan, bahkan Ia tahu segala sesuatu yang mungkin kita sembunyikan. Bukankah Ia jauh lebih luar biasa? 

Jadi, “Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.” (Pengkhotbah 12:13-14)

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

18 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

6 days ago