Renungan

Bodoh atau Bijaksana

Semua orang tentu saja tidak ingin dibilang bodoh, bukan? Semua orang termasuk kita ingin dibilang sebagai orang yang bijaksana.

Apa salah satu ciri-ciri orang yang bodoh dan bijaksana menurut Alkitab?

Alkitab berkata, “Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh …” (Amsal 14:17) dan “… siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.” (Amsal 12:15)

Jadi, orang yang cepat naik darah atau marah dikatakan berlaku bodoh, tetapi orang yang mau mendengarkan nasihat adalah orang yang bijak.

Mari kita renungkan apakah saya mudah marah? Ataukah saya adalah orang yang mau mendengarkan nasihat? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Hari ini marilah kita belajar untuk menjadi orang yang mau mendengarkan nasihat yang sesuai firman Tuhan serta tidak mudah marah.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

14 hours ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

2 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 4) – Beriman Ketika Tidak Ada Harapan

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa janji Allah diterima melalui iman. Sekarang Paulus menunjukkan seperti…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 3) – Janji Diterima melalui Iman

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa Abraham menerima tanda sunat setelah ia dibenarkan melalui iman.…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 2) – Iman Sebelum Tanda

Jika pada bagian sebelumnya kita melihat bahwa Abraham dibenarkan karena iman, sekarang Paulus melanjutkan dengan…

5 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 1) – Abraham Dibenarkan karena Iman

Setelah dalam Roma 3 Paulus menjelaskan bahwa manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukan…

6 days ago