Renungan

Arahan Tuhan (Bagian 1) – Makan

Ada sebuah ayat yang sangat terkenal yaitu “TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” (Mazmur 23:1)

Apakah kamu tahu tugas gembala? Gembala bukan hanya menjaga kawanan dombanya, tetapi juga mengarahkan domba saat mereka berjalan dan memastikan mereka makan makanan yang baik.

Tuhan adalah gembala kita dan Ia pasti akan memberikan arahan kepada kita. Arahan apa saja yang Ia berikan kepada kita?

“Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”

1 Korintus 10:31

Dari ayat ini kita tahu bahwa Tuhan juga memberikan arahan kepada kita mengenai apa yang seharusnya kita makan, minum, dan lakukan.

Ada banyak aturan yang kita bisa temukan di dalam Alkitab mengenai makanan dan minuman serta tindakan kita. Hari ini kita hanya akan membahas mengenai makanan.

Tuhan mengajarkan kita untuk makan makanan yang sehat dan menghindari makanan yang Ia larang. Setiap makanan yang Ia larang, percayalah itu demi kebaikan kita. Contoh yang dilarang oleh Tuhan untuk kita konsumsi adalah binatang yang haram (baca Imamat 11) dan darah binatang (binatang halal sekalipun tidak boleh dikonsumsi darahnya).

Mengapa Tuhan membuat aturan binatang yang haram dan halal? “Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, maka haruslah kamu menguduskan dirimu dan haruslah kamu kudus, sebab Aku ini kudus, dan janganlah kamu menajiskan dirimu dengan setiap binatang yang mengeriap dan merayap di atas bumi.” (Imamat 11:44)

Makanan apa yang Tuhan ingin kita konsumsi? Jika kita membaca kisah awal penciptaan, makanan terbaik manusia adalah tumbuh-tumbuhan berbiji dan buah-buahan (baca Kejadian 1:29) dan setelah ada dosa, Tuhan menambahkan tumbuhan hijau untuk menjadi makanan kita (baca Kejadian 3:18). Setelah air bah dan tumbuhan semua juga mati, Tuhan mengijinkan manusia makan daging binatang yang halal (itulah sebabnya Tuhan membedakan jumlah binatang yang halal dan haram yang masuk dalam bahtera jika kita membaca di dalam Kejadian 7:2 dan aturan diperjelas di dalam Imamat 11).

Kiranya renungan kita hari ini bisa membuka hati kita untuk menerima arahan Tuhan mengenai apa yang seharusnya kita makan dan yang tidak kita makan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

9 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

5 days ago