Renungan

Ada Sinar dalam Jiwaku

Di suatu siang, Eliza Hewitt berjalan di luar sambil menikmati alam. Tiba-tiba ada seorang anak sekolah yang tidak dikenal yang melempar batu hingga mengenai bagian belakang Eliza. Hal itu menyebabkan ia harus dibalut dengan gips yang berat selama 6 bulan.

Saat itu Eliza masih muda, sehingga kejadian ini membuat Eliza tidak dapat aktif seperti sebelumnya. Tetapi pemulihan yang memakan waktu lama ini tidak membuatnya mengeluh atau bahkan menyalahkan Tuhan. Sebaliknya, di suatu pagi, angin sejuk di musim semi yang dirasakannya, pemandangan bunga-bunga yang mulai mekar yang dilihatnya, suara kicauan burung yang didengarnya, dan hangatnya sinar matahari yang memeluknya membuat hatinya meluap dengan sukacita. Gantinya mengeluh, ia mulai menyadari setiap berkat yang Tuhan telah berikan padanya.

Dan sukacita ini juga memberikan Eliza sebuah inspirasi untuk menulis lirik dari lagu yang diberi judul asli dalam bahasa Inggris, “There’s Sunshine In My Soul Today.”

Ada sinar dalam jiwaku, semakin mulia
Bercahaya di angkasa, Yesusku t’rang dunia
Bercahaya penuh berkat, bila ada damai bahagia
Bila wajah Yesus berseri, jiwaku bercahaya

Satu hal yang dapat membuat Eliza untuk terus berpikir hal-hal yang positif adalah karena pemahamannya akan kasih Tuhan yang begitu luar biasa. Sehingga di saat ia merasakan sakit yang cukup lama, ia masih mengingat firman Tuhan di dalam 2 Korintus 4:6, “Sebab Allah yang telah berfirman: ‘Dari dalam gelap akan terbit terang!’, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.”

Kiranya kisah ini juga dapat memberikan kita inspirasi untuk selalu mengucap syukur akan segala hal yang terjadi dalam kehidupan kita. Pagi ini, sebelum melakukan segala sesuatu, mengucap syukurlah kepada Tuhan. Siang nanti, saat melakukan pelayanan maupun jika di hari bekerja nanti akan melakukan banyak pekerjaan, sisihkan waktu untuk bersyukur kepada Tuhan. Dan pada malam hari sebelum istirahat, bersyukurlah untuk segala sesuatu yang Tuhan telah lakukan bagi kita. Lakukan dengan konsisten, dan rasakan sinar dan terang Tuhan yang penuh kasih itu.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

20 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

6 days ago