Seri Nadab dan Abihu

Nadab dan Abihu Part 5 — Penyebab Melakukan Dosa

Jika yang lalu kita sudah belajar bahwa yang menyebabkan Nadab dan Abihu terkena hukuman adalah karena api asing, maka kita akan belajar hari ini mengapa mereka menggunakan api asing?

“Nadab dan Abihu tidak akan pernah melakukan dosa yang mematikan itu andaikata mereka tidak lebih dulu membuat diri mereka setengah mabuk oleh karena penggunaan minuman keras yang berlebihan.”

Patriarchs and Prophets 361.3

Apa akibat dari penggunaan minuman keras yang berisi alkohol?

“Penggunaan minuman keras yang berisi alkohol mendatangkan akibat yang melemahkan tubuh, mengacaukan pikiran dan merusakkan perilaku. Itu akan menghalangi manusia sehingga tidak akan dapat menyadari kesucian perkara-perkara yang kudus dan kuasa daripada tuntutan Tuhan yang mengikat.”

Patriarchs and Prophets 361.3

Tak heran pada kisah ini dicatat bahwa amaran diberikan kepada Harun dan anak-anaknya yang masih hidup, yaitu: “Janganlah engkau minum anggur atau minuman keras, engkau serta anak-anakmu, bila kamu masuk ke dalam Kemah Pertemuan, supaya jangan kamu mati. Itulah suatu ketetapan untuk selamanya bagi kamu turun-temurun. Haruslah kamu dapat membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, antara yang najis dengan yang tidak najis, dan haruslah kamu dapat mengajarkan kepada orang Israel segala ketetapan yang telah difirmankan Tuhan kepada mereka dengan perantaraan Musa.” (Imamat 10:9-11)

Jadi, disini kita diingatkan bahwa minuman yang membuat kita mabuk, hendaklah disingkirkan! Karena itu akan membuat pikiran kita menjadi kacau dan tidak bisa membedakan antara benar atau salah.

Singkirkan itu semua! Karena “Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya.” (Amsal 20:1)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 hour ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago