Seri Menyelidiki Alkitab

Seri Menyelidiki Alkitab (Bagian 6) – Modal Kita (Bagian 2) – Roh yang Rendah Hati dan Mau Diajar

Shalom dan selamat pagi.

Modal kita selanjutnya dalam menyelidiki Firman Tuhan adalah roh yang rendah hati dan mau diajar.

“Kita harus datang dengan roh kerendahan hati dan dapat diajar untuk memperoleh pengetahuan dari AKU yang agung itu. Jika tidak, malaikat-malaikat jahat akan membutakan pikiran kita sedemikian rupa dan mengeraskan hati kita sehingga kita tidak akan dipengaruhi oleh kebenaran itu.”

The Great Controversy 599.1

Ketika kita meninggikan diri sehingga kita merasa tidak perlu lagi akan kebenaran, disitulah Tuhan tidak dapat membuat kita mengerti akan kebenaran-Nya. Itulah yang terjadi pada orang-orang Farisi.

“Orang-orang Farisi menganggap diri mereka baik-baik saja secara rohani, dan maka dari itu mereka tidak merasa perlu dokter … Orang Farisi merasa diri mereka terlalu pandai sehingga mereka tidak lagi memerlukan petunjuk; merasa diri mereka terlalu benar sehingga tidak lagi memerlukan keselamatan: merasa diri mereka terlalu tinggi sehingga tak lagi memerlukan penghormatan yang berasal dari Kristus.”

The Desire of Ages 275.3, 279.1

Kita perlu menyadari kebutuhan kita akan Kristus sebelum kita menyelidiki Firman-Nya, dengan roh yang rendah hati dan mau diajar maka Tuhan akan membantu kita dalam memahami setiap Firman-Nya.

Tak heran Kristus berkata di dalam Matius 11:25 “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.”

Pemazmur juga berkata, “Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.” (Mazmur 25:9)

Oleh karena itu, marilah kita meminta roh yang rendah hati dan yang mau diajar dari Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran Firman-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

6 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

1 day ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

2 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 6) – Perdebatan

“Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan serta pertengkaran tentang hukum…

3 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 5) – Iman yang Menghasilkan Perbuatan Baik

Paulus menunjukkan hasil yang seharusnya terlihat dari kehidupan yang telah menerima kasih karunia itu, yaitu…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 4) – Awal dari Kehidupan Kekal

Keselamatan adalah pemberian kasih karunia. Namun, karya Allah tidak berhenti pada pengampunan. Allah juga memperbarui…

5 days ago