Seri Menyelidiki Alkitab

Seri Menyelidiki Alkitab (Bagian 29) – Contoh (Bagian 3) – Perjanjian Lama dan Baru Bermanfaat

Hari ini kita akan melihat contoh bahwa perjanjian lama dan baru bermanfaat “… untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Timotius 3:16)

Hari ini kami hanya akan memberikan dua contoh (di dalam renungan teks) bahwa semua tulisan yang diilhamkan Allah (baik perjanjian lama dan baru) sama-sama bermanfaat untuk menyatakan kesalahan. 

Mari kita lihat di perjanjian lama terlebih dahulu. Apakah ada yang bermanfaat untuk menyatakan kesalahan? Tentu saja ada! Dan tentu saja ada banyak. Kita ambil contoh saja di dalam 10 hukum Allah; misalnya “Jangan mencuri.” (Keluaran 20:15). Dari sini kita diperlihatkan bahwa adalah dosa atau salah jika kita mencuri barang milik orang lain.

Sekarang mari kita lihat di perjanjian baru. Apakah ada yang bermanfaat untuk menyatakan kesalahan? Tentu saja ada! Dan tentu saja ada banyak. Contohnya kita ditunjukkan bahwa bersungut-sungut bukanlah hal yang baik. Benarkah demikian? Mari kita baca ayatnya, “Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu.” (Yakobus 5:9)

Dari kedua contoh itu, kita sudah bisa memahami bahwa di dalam pembentukan karakter kita, kita butuh perjanjian lama dan baru yang menyatakan apa yang seharusnya dan tidak seharusnya kita lakukan sebagai umat Tuhan.

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh menolong kita untuk lebih mengerti lagi mengapa kita masih tetap menggunakan perjanjian lama.

Jika ada pertanyaan, silahkan chat ke WA kami (Grow ministry 08990029900) atau bisa juga chat di kolom komentar di Youtube kami.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

1 hour ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

5 days ago