Seri Ketika Ia Dicobai

Ketika Ia Dicobai Part 9 – Pencobaan Besar yang Pertama (3) Pemanjaan Diri

“Sejak zaman Adam hingga zaman Kristus, pemanjaan diri sendiri telah memperbesar kuasa selera dan hawa nafsu, hingga mempunyai kuasa yang hampir tidak terbatas. Demikianlah manusia merosot dan diserang penyakit, dan dengan tenaga mereka sendiri mustahil bagi mereka mengatasinya.”

The Desire of Ages 117.4

Lalu apakah memang mustahil bagi kita untuk bisa mengatasi pemanjaan selera dan hawa nafsu?

“Demi kepentingan manusia, Kristus menang oleh menanggung ujian yang paling berat. Untuk kepentingan kita. Ia menjalankan pengendalian diri sendiri yang lebih kuat daripada kelaparan atau maut.”

The Desire of Ages 117.4

Mengapa dikatakan bahwa Kristus menanggung ujian yang paling berat dibandingkan kita mengenai pengendalian diri terhadap selera dan hawa nafsu?

Mari kita baca yang Matius dan Lukas tuliskan sebelum pencobaan pertama dimulai!

“Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.”

Matius 4:2

“Di situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai Iblis. Selama di situ Ia tidak makan apa-apa dan sesudah waktu itu Ia lapar.”

Lukas 4:2

Bayangkan bagaimana laparnya Yesus setelah berpuasa 40 hari 40 malam dan Ia dicobai Iblis.

Pertanyaan untuk kita renungkan, “Apakah Adam, Hawa, dan kita digoda setelah berpuasa 40 hari 40 malam?” jawabannya tentu TIDAK! Itulah sebabnya Yesus yang digoda jauh lebih berat mau mengajarkan kepada kita bahwa kita bisa mengendalikan dari pemanjaan diri terhadap selera dan hawa nafsu. Amin

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

11 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago