Seri Telekomunikasi

Seri Telekomunikasi Part 3 – Asap dan Api

Selamat Sabat!

Apakah kamu tahu? Ternyata pesan tertulis bukan satu-satunya cara orang berkomunikasi. Bagaimana cara orang berkomunikasi selain bertatap muka dan menggunakan pesan tertulis? Ada cara lain untuk berkomunikasi, yaitu melalui sinyal asap dan api.

Serangkaian obor dinyalakan di sepanjang pesisir Inggris untuk memperingatkan datangnya penyerangan Armada Spanyol tahun 1588. Ketika kapal-kapal terlihat dan tanda bahaya dinyatakan, sebatang obor dinyalakan, dan Ketika api dari obor itu terlihat oleh mereka di obor berikutnya, mereka menyalakan obor mereka, dan seterusnya.

Di sisi lain, sinyal asap–yang populer digunakan sebagian penduduk asli Amerika–dapat digunakan untuk menyampaikan berita yang lebih rumit. Hembusan asap berbeda mempunyai arti berbeda sehingga penerima dapat ‘membacanya.’ Sementara sinyal obor menyala hanya berarti satu hal yang sudah disepakati sebelumnya–‘musuh tiba!’–sinyal asap berbeda mengirimkan pesan-pesan berbeda.

sini kita belajar bahwa obor yang menyala bisa menjadi peringatan bagi mereka. Bagaimana dengan kita? Sebelum terjadi sesuatu, Tuhan juga selalu memperingatkan kita terlebih dahulu agar kita tidak jatuh dalam dosa ataupun kita tahu posisi kita dimana saat ini.

Itulah sebabnya Amos berkata, “Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.” (Amos 3:7)

Jadi, jika hari ini kita mendapat peringatan dari “nabi” Tuhan yang mungkin merupakan teguran, marilah kita dengarkan dan jangan keraskan hati!

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

24 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 4) – Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Setelah gempa bumi terjadi dan kepala penjara bertobat, keadaan mulai berubah bagi Paulus dan Silas.…

6 days ago