Seri Teladan Terbaik

Teladan Terbaik (Bagian 6) – Sikap Lembut dan Ramah

Pada seri-seri sebelumnya sudah membahas mengenai teladan Yesus, yaitu sikapnya manis, tidak mementingkan diri sendiri, suka menolong orang lain, sabar, dan mempertahankan kebenaran. Hari ini kita akan melihat teladan lainnya. Apakah teladan lainnya?

Masih di dalam buku yang sama, yaitu The Story of Jesus dicatatkan bahwa “… Ia selalu berhasil menunjukkan sikap yang lembut, ramah terhadap semua orang. Terhadap orang lain Ia ramah dan penuh pertimbangan, baik kepada orang yang sudah tua maupun kepada orang miskin. Kepada binatang yang tidak dapat berbicara sekalipun Ia selalu menunjukkan kelemahlembutan. Ia memperhatikan serta merawat seekor burung kecil yang terluka, dan setiap makhluk hidup merasa bertambah bahagia bilamana Ia menghampirinya.” (The Story of Jesus 30.1-2)

Jadi teladan kelima yang kita bisa tiru dari Yesus adalah sikap yang lembut dan ramah terhadap semua orang tanpa membeda-bedakan status sosial dan bahkan ia juga peduli kepada hewan. Sebuah teladan yang luar biasa!

Itulah sebabnya Alkitab menasihati kita, “… hendaklah mereka selalu ramah dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang.” (Titus 3:2)

Mari kita Kembali melihat pada diri kita sendiri apakah saya sudah bersikap lembut dan ramah terhadap semua orang? Atau saya hanya lembut dan ramah kepada orang-orang tertentu saja? Jawablah itu dalam hati kita masing-masing.

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh mengingatkan kita untuk selalu memandang kepada Kristus agar hidup kita berubah semakin serupa dengan karakter Kristus, yaitu lemah lembut dan ramah terhadap semua orang tanpa membeda-bedakan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

19 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago