Renungan Kitab Titus

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia. Sekarang, ketika Paulus menutup suratnya kepada Titus, ia mengarahkan perhatian jemaat kepada sesuatu yang jauh lebih penting: gunakan hidup untuk melakukan pekerjaan yang baik dan menjadi berkat bagi orang lain.

Menariknya, Paulus tidak menutup surat ini dengan sebuah teori yang rumit. Ia berbicara tentang hal-hal yang sangat praktis. Ia meminta Titus membantu rekan-rekan pelayanan yang akan datang, dan meminta jemaat belajar memenuhi kebutuhan yang penting. Kemudian ia memberikan alasan yang sederhana tetapi kuat: “supaya hidup mereka jangan tidak berbuah.”

Tuhan memberikan kita waktu, kemampuan, kesempatan, dan sumber daya untuk menjadi berkat. Kita mungkin tidak dapat melakukan sesuatu yang besar di mata banyak orang, tetapi kita selalu dapat melakukan sesuatu yang berguna bagi seseorang.

Jangan hanya hidup, tetapi berbuahlah.

Paulus bahkan menggunakan kata “belajar.” Ini berarti melakukan kebaikan adalah sesuatu yang perlu terus kita pelajari. Kita tidak langsung menjadi orang yang selalu peka terhadap kebutuhan orang lain. Kita perlu belajar memperhatikan, belajar berbagi, belajar melayani, dan belajar menggunakan kesempatan yang Tuhan berikan.

Kita menghindari pertengkaran yang sia-sia, tetapi bukan berarti hidup kita menjadi pasif. Sebaliknya, energi yang ada pada kita jangan dihabiskan hanya untuk berdebat, tetapi gunakan untuk melayani dan melakukan kebaikan.

Pada akhirnya, yang Tuhan rindukan bukanlah kehidupan yang sekadar terlihat sibuk, tetapi kehidupan yang berbuah.

Marilah kita menjalani hidup dengan pertanyaan sederhana: “Apa yang dapat saya lakukan hari ini agar hidup saya menjadi berkat bagi orang lain?”

Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

2 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 3) – Kematian untuk Sementara

“Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh…

5 days ago