Seri Peribahasa

Seri Peribahasa (Bagian 9) – Hancur Badan Dikandung Tanah

Peribahasa kita hari ini adalah “Hancur badan dikandung tanah, budi baik terkenang jua” artinya: Meskipun seseorang sudah meninggal, jika melakukan kebaikan maka banyak orang mengingatnya.

Di dalam Alkitab, selain Yesus yang suka menolong ada seorang wanita yang suka menolong juga bernama Tabita atau Dorkas yang dikenang banyak orang saat ia meninggal.

Alkitab mencatat bahwa “Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita — dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.” (Kisah Para Rasul 9:36)

Dan pada saat Tabita atau Dorkas ini meninggal, Alkitab juga mencatat, “… semua janda datang berdiri dekatnya dan sambil menangis mereka menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian, yang dibuat Dorkas waktu ia masih hidup.” (Kisah Para Rasul 9:39)

Apa artinya? Artinya perbuatan baik Tabiat atau Dorkas yang suka menolong ini begitu berkesan bagi orang-orang di sekitarnya. Pertanyaan bagi kita, “Apakah saya sudah seperti Dorkas yang suka menolong orang?” jawablah dalam hati kita masing-masing.

Ingatlah bahwa Alkitab menasihati kita, “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.” (Galatia 6:2)

Kiranya kita bisa seperti Kristus yang suka menolong dan bisa menjadi Tabita-Tabita modern yang suka menolong orang lain.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

21 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

6 days ago