Seri Peribahasa

Seri Peribahasa (Bagian 12) – Sedia Payung Sebelum Hujan

Peribahasa kita hari ini adalah “Sedia payung Sebelum hujan” artinya: Menyiapkan sesuatu sebelum hal yang tidak diinginkan datang.

Jika kita berbicara mengenai persiapan Sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi, maka saya teringat dengan kisah Nuh.

Alkitab mencatat Nuh sebagai pahlawan iman, “Karena iman, maka Nuh — dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan — dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.” (Ibrani 11:7)

Nuh mempersiapkan bahtera seperti yang Tuhan sudah perintahkan, Nuh menurut kepada perintah Tuhan dan pada akhirnya ia beserta keluarganya selamat.

Tuhan kita sangat baik karena Ia tidak mungkin mendatangkan sesuatu yang buruk kepada kita tanpa memberitahu terlebih dulu, itulah sebabnya Amos berkata, “Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.” (Amos 3:7)

Oleh karena itu, banyak-banyaklah berdoa dan membaca Alkitab agar kita mengetahui persiapan apa saja yang harus kita lakukan sambil menunggu kedatangan-Nya yang kedua kali. Jangan sampai kita tertinggal karena kita tidak mempersiapkan diri kita. Ingat, Sedia payung sebelum hujan!

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

18 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

6 days ago