Seri Pepatah

Pepatah Bagian 6 – Dandhang Diunekake Kuntul, Kuntul Diunekake Dandhang

Ada pepatah jawa yang berbunyi “dandhang diunekake kuntul, kuntul diunekake dandhang” yang artinya adalah perkara yang buruk dianggap baik, sedangkan yang baik dianggap buruk.

Pepatah ini mirip dengan ayat di Alkitab yang berbunyi, “Celakalah mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit.” (Yesaya 5:20)

Hati-hati saat kita berkata orang yang melanggar akan hukum Tuhan itu tidak masalah dan berkata bahwa orang yang menuruti perintah Tuhan sebagai orang yang tidak benar.

Itulah sebabnya terkadang orang yang berlaku dan berkata jujur malah tidak disukai karena terlalu lurus dan susah diajak berkompromi. Sedangkan orang yang bisa diajak berkompromi untuk berbohong akan memiliki lebih banyak relasi atau teman karena disukai.

Marilah hari ini kita melihat diri kita sendiri dan bertanya, “Apakah saya Sudah selalu berjalan di jalan yang benar? Ataukah saya juga masih sering membalik-balikkan kebenaran?” Jawablah pada diri kita masing-masing.

Ingatlah! “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.” (Matius 5:37)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago