Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 4) – Tuhan Sudah Menyiapkan Jalannya

Ketika Paulus naik banding kepada Kaisar, Festus tidak memiliki pilihan selain mengirimnya ke Roma.

Keputusan itu mungkin tampak seperti langkah hukum biasa. Namun di balik semua proses tersebut, Tuhan sedang menggenapi rencana-Nya. Proses adalah bagian dari rencana Tuhan.

Beberapa waktu sebelumnya, ketika Paulus berada dalam kesulitan di Yerusalem, Tuhan telah memberikan janji kepadanya:

Saat janji itu diberikan, Paulus belum mengetahui bagaimana ia akan sampai ke Roma.

Ia tidak mengetahui bahwa ia akan melewati penangkapan, pengadilan, penjara, dan berbagai kesulitan lainnya. Namun Tuhan sudah mengetahui seluruh jalannya.

Kini, melalui keputusan naik banding kepada Kaisar, satu demi satu langkah menuju Roma mulai terbuka.

Kisah ini mengajarkan bahwa ketika Tuhan memiliki rencana bagi hidup seseorang, Dia juga akan menyediakan jalan untuk menggenapinya.

Sering kali kita hanya melihat keadaan yang ada di depan mata. Kita melihat hambatan, penundaan, maupun pintu yang tertutup. Lalu kita bertanya-tanya apakah Tuhan masih bekerja. Namun Tuhan melihat jauh melampaui apa yang dapat kita lihat.

Paulus mungkin tidak memahami seluruh rencana Tuhan pada saat itu. Tetapi ia dapat melangkah dengan tenang karena ia percaya kepada janji Tuhan.

Demikian juga dalam kehidupan kita. Ada kalanya kita belum melihat bagaimana Tuhan akan menjawab doa kita atau bagaimana masalah yang sedang dihadapi akan diselesaikan.

Kita belum memahami mengapa Tuhan mengizinkan jalan yang sulit. Namun kita dapat memegang satu kepastian: Tuhan yang memberikan janji akan tetap memelihara kita dan menggenapinya pada waktu-Nya yang sempurna.

Tugas kita bukan mengetahui seluruh perjalanan di depan. Tugas kita adalah tetap setia pada langkah yang Tuhan tunjukkan hari ini.

Kiranya kita belajar mempercayai Tuhan, bahkan ketika kita belum melihat seluruh rencana-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 3 (Bagian 6) – Tidak Ada Alasan untuk Bermegah

Setelah menjelaskan bahwa manusia dibenarkan melalui iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat, Paulus mengajukan…

7 hours ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 5) – Salib: Keadilan dan Kasih Allah

Setelah menjelaskan bahwa semua orang telah berdosa dan hanya dapat dibenarkan oleh kasih karunia, Paulus…

1 day ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 4) – Semua Membutuhkan Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kebenaran Allah diterima melalui iman kepada Yesus Kristus, Paulus menunjukkan mengapa kasih…

2 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 3) – Bukan karena Kebaikan Kita

Setelah menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang benar dan semua manusia membutuhkan kasih karunia,…

3 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 2) – Tidak Ada Seorang Pun yang Benar

Setelah menjelaskan kesetiaan Allah, Paulus membawa kita melihat keadaan manusia. Ia berkata, “Tidak ada yang…

4 days ago

Perenungan Roma 3 (Bagian 1) – Kesetiaan Allah di Tengah Ketidaksetiaan Manusia

Hari ini kita akan mulai dengan sebuah pertanyaan: “Apakah ada keuntungan menjadi umat Allah?”  Paulus…

5 days ago