Seri Pepatah

Pepatah Bagian 7 – Jalma Angkara Mati Murka

Ada pepatah jawa yang berbunyi “jalma angkara mati murka” yang artinya adalah mendapat kesulitan karena kemarahannya sendiri.

Pepatah yang sangat menarik yang mengingatkan kita untuk tidak menjadi orang yang mudah marah. Mengapa? Karena memang kemarahan kita bisa menimbulkan masalah dan kesusahan pada diri kita sendiri pada akhirnya.

Itulah sebabnya Amsal 22:24-25 berkata, “Hendaklah engkau tidak bergaul dengan si pemilik amarah, dan engkau tidak berkumpul dengan orang yang panas hati, agar engkau tidak mempelajari jalannya dan memasang jerat bagi jiwamu.” (Amsal 22:24-25 – ILT3)

Tuhan ingin kita tidak lekas-lekas atau cepat marah dan menjadi orang yang sabar agar kita tidak memiliki banyak kesulitan yang timbul karena sikap pemarah kita karena “Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.” (Amsal 15:18)

Beberapa ayat yang bisa menjadi nasihat bagi kehidupan kita, antara lain: 

“Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.”

Amsal 14:29

“Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.”

Mazmur 37:8

“Orang yang marah menimbulkan pertengkaran dan yang empunya amarah akan ada banyak pelanggaran.”

Amsal 29:22 – ILT3

Marilah kita hidup sabar “. . . karena kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar.” (Pengkhotbah 10:4)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 1 – Kuasa untuk Bersaksi

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan…

5 days ago

Perenungan 2 Korintus 13 – Ujilah Dirimu

Di bagian penutup suratnya, Rasul Paulus memberikan pesan yang sangat tegas sekaligus penuh kasih kepada…

6 days ago

Perenungan 2 Korintus 12 – Cukup untuk Hari Ini

Sering kali kita berharap hidup tanpa pencobaan. Namun firman Tuhan mengingatkan kita bahwa jalan orang…

7 days ago

Perenungan 2 Korintus 11 (Bagian 3) – Menyamar sebagai Malaikat Terang

Selain ayat 3 yang sudah kita renungkan sebelumnya, ada satu peringatan penting dalam pasal ini…

1 week ago