Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 5

Tahukah anda? Ternyata burung pipit artinya adalah burung yang kecil walau memang banyak orang yang menyebut burung pipit ini sebagai burung gereja.

Suatu waktu, ayah saya membawa dua ekor burung. Terlihat burung yang kecil itu memiliki warna yang cukup unik. Lalu saya bertanya “Jenis burung apa ini?” lalu ayah saya menjawab, “ini jenis burung pipit.” Setelah saya perhatikan, ternyata burung pipit ini di namakan burung pipit zebra.

Lalu kemudian saya berkata kepada ayah saya “Pasti burung ini mahal ya? Bagus dan cantik warnanya” jawab ayah saya “Burung ini murah, satu pasang hanya Rp. 50.000,-“, kemudian saya bertanya lagi “Murah sekali burung ini padahal cantik warnanya, kenapa ayah membelinya?” lalu ayah saya melanjutkan “Memang murah, karena ini jenis burung pipit. Ayah mau membelinya karena memang warnanya sangat menarik, indah, walau burung pipit zebra ini tidak memiliki suara yang merdu, tetapi burung ini unik dan enak untuk dipandang.”

Sangat menarik dikatakan, “Ia yang memelihara burung pipit dan mendandani rumput di padang itu tidak akan melewatkan orang-orang yang telah dibentuk dalam citra-Nya sendiri, dan dibeli dengan darahNya sendiri, tentu memperhatikan tangisan mereka. Allah menandai semua kejahatan yang menunjang kejahatan dan kemelaratan.” (Membina Keluarga Sehat 309.3)

Sekali lagi kita diingatkan walau burung pipit ini harganya murah dan tidak berharga, Allah tidak melewatkannya, terlebih lagi kita karena Alkitab mencatat, “bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.” (Lukas 12:7)

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

18 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

2 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

6 days ago