Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 4

Apakah kita sudah memperhatikan burung-burung di langit? Jenis burung apakah yang paling banyak terlihat? Di daerah tempat di mana saya tinggal, burung yang paling banyak terbang bebas adalah burung gereja atau dikenal juga burung pipit. Menariknya burung ini tidak pernah memiliki ukuran yang besar. Ukuran burung pipit hanya mencapai 14 cm. Burung yang paling kecil di antara burung lainnya.

Burung pipit banyak dijumpai disekitar kita karena burung ini cepat berkembang biak. Biasanya jika bertelur, induk burung pipit dapat menghasilkan 6 telur. Hanya dalam waktu 12 hari saja telur burung pipit sudah menetas.

Jarang ada orang yang ingin memelihara burung pipit ini karena menurut mereka burung ini tidak banyak memiliki keunikan sehingga, burung pipit ini terkadang dijadikan makanan untuk burung yang lebih besar. Orang yang memelihara burung elang biasanya menjadikan burung pipit sebagai makanan burung elang. Mungkin burung pipit tidak berharga ataupun dihargai dengan murah karena jumlah burung pipit yang sangat banyak.

Burung pipit dihargai murah dari zaman ke zaman. Di dalam Alkitab juga dituliskan, “Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.” (Matius 10:29)

Dalam ayat tersebut Yesus memberikan tahu, bahwa walau burung pipit murah dan tak berharga, Tuhan tetap memperhatikan burung pipit itu.

Ayat tersebut tidak berhenti ke sana, tetapi juga dikatakan, “Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.” (Matius 10:31)

Bagi kita yang saat ini takut atau khawatir dengan keadaan saat ini, ingatlah bahwa Tuhan selalu memperhatikan segala kesusahan kita dan Ia berjanji akan selalu memelihara kita. Pertanyaan bagi kita, apakah kita percaya dengan janji Tuhan?

Selamat Pagi dan Tuhan Memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

24 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

5 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

6 days ago