Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 29

Mari kita baca apa yang Alkitab catat, “Inilah yang harus kamu jijikkan dari burung-burung, janganlah dimakan, karena semuanya itu adalah kejijikan: burung rajawali, ering janggut dan elang laut; burung hantu putih, burung undan, burung ering.” (Imamat 11:13, 18)

Apakah kita sudah mengenal semua burung tersebut? Hari ini kita akan membahas mengenai burung undan. Burung undan atau burung pelikan adalah burung yang cukup unik karena mereka memiliki kantung yang besar di bawah paruh mereka. Selain itu, burung pelikan dapat hidup di seluruh benua di dunia ini kecuali benua Antartika. 

Pada paruh mereka terdapat kantong yang berguna untuk menampung air dan ikan yang mereka tangkap. Menariknya, kantong yang berisi air dan ikan itu juga dibawa terbang di udara oleh mereka, lalu mencari akan mencari tempat yang aman untuk mengeluarkan isi kantongnya lalu memakan ikannya.

Sekarang mari kita lihat cara burung pelikan untuk mencari mangsanya. Burung pelikan membuat keadaan seakan-akan aman di dalam kantong di paruhnya yang berisi air, sehingga ikan berpikir mereka masih di dalam keadaan yang aman, padahal mereka telah masuk ke dalam perangkap dan siap untuk dimakan oleh pelikan.

Sangat menarik bukan cara kerjanya? Cara kerja burung pelikan sama seperti cara kerja setan di dalam kehidupan kita.

Setan akan membuat kita merasa aman, seakan-akan tidak terjadi sesuatu apapun, padahal ia sudah berhasil menerkam kita, tetapi sama seperti pelikan yang menangkap ikan, ikan tidak langsung di telannya. Tetapi dibiarkan di dalam kantong yang berisi air seakan-akan ikan tidak mati. 

“Setan selalu menyediakan pancingan-pancingan untuk menarik perhatian dari pekerjaan yang tekun buat persediaan untuk segala kejadian yang sudah hampir jadi. Dengan perantaraan orang-orang dunia dia selalu mengadakan kegembiraan hati dengan maksud membujuk orang-orang yang tidak berjaga-jaga supaya tertarik dalam kesukaan-kesukaan duniawi.”

Amanat Kepada Orang Muda Lengkap 350.1

Lalu bagaimana agar kita terhindar? Alkitab memperingatkan kita yaitu “Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan” dan ingatlah bahwa “… Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” (1 Tesalonika 5:22; 1 Korintus 15:33)

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

24 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

2 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

6 days ago