Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 20

Setelah kita mengetahui beberapa fakta mengenai merpati, mari kita melihat hal lainnya tentang Merpati di Alkitab. Merpati adalah burung yang dikorbankan. Sewaktu manusia jatuh ke dalam dosa, semenjak itulah ada yang harus “mati” karena akibat dari dosa itu. Salah satunya adalah burung merpati.

“Jikalau persembahannya kepada TUHAN merupakan korban bakaran dari burung, haruslah ia mempersembahkan korbannya itu dari burung tekukur atau dari anak burung merpati.”

Imamat 1:14

Alasan Tuhan memilih merpati sungguh tidak semua diungkapkan. Tetapi Merpati adalah burung yang halal (Imamat 11), yang dijadikan sebagai korban bakaran. 

Di dalam upacara di bait suci ada beberapa burung yang digunakan yaitu tekukur dan merpati.

Tekukur memiliki banyak kemiripan dengan merpati karena mereka memang masuk ke dalam 1 famili (kelas keluarga). 

Tekukur lebih banyak jumlahnya dibandingkan dari merpati, untuk daerah timur tengah. Sehingga Tuhan memerintahkan burung-burung tersebut dijadikan persembahan atau sebagai korban penghapusan dosa.

Di dalam upacara di bait suci ini ada hewan lain yang paling sering digunakan yaitu domba. Faktanya adalah merpati memiliki sikap yang mirip dengan domba.

Ketika domba digiring ke tempat dimana mereka akan dipotong untuk menjadi korban, domba tidak pernah melawan. Burung merpati adalah burung yang jinak dan sangat dekat bergaul dengan manusia, jika ditangkap dan dipegang kedua sayapnya mereka cenderung untuk tidak melawan, hingga akhirnya imam yang berada dalam bait suci mempersembahkan merpati tersebut dengan cara yang telah ditentukan oleh Tuhan.

Merpati dikorbankan karena dosa manusia, ini adalah lambang dari Yesus yang mati bagi kita.

Dari seri sebelumnya kita telah belajar fakta merpati, mengenai ketulusan, kesetian serta membawa kita kepada jalan yang benar untuk pulang ke “rumah”. Hal yang patut diperhatikan adalah bahwa Tuhan memiliki rancangan khusus, mulai menghapus dosa kita dan membuat kita sanggup membenci dosa.

“Betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.”

Ibrani 9:14

Betapa luar biasa kasih Tuhan bagi kita semua.

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 3 (Bagian 1) – Kesetiaan Allah di Tengah Ketidaksetiaan Manusia

Hari ini kita akan mulai dengan sebuah pertanyaan: “Apakah ada keuntungan menjadi umat Allah?”  Paulus…

8 hours ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 5) – Ibadah yang Berasal dari Hati

Di bagian akhir Roma 2, Paulus membawa kita kepada sebuah pemahaman penting tentang identitas rohani.…

1 day ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 4) – Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kehidupan

Setelah mengingatkan kita bahwa bukan hanya mendengar firman, tetapi juga melakukannya, Paulus melanjutkan dengan teguran…

2 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 3) – Mendengar atau Melakukan?

Setelah berbicara tentang penghakiman Allah yang adil, Paulus membawa kita kepada sesuatu yang sering kali…

3 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 2) – Allah Menghakimi dengan Adil

Setelah mengingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain, Paulus mengarahkan perhatian kita kepada satu hal…

4 days ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

5 days ago