Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 14

Hari ini kita masih membahas mengenai burung gagak. Seingat kalian, kapan burung gagak pertama kali disebutkan dalam Alkitab?

Burung gagak pertama kali disebutkan di dalam kisah Nuh, yaitu di dalam Kejadian 8:7 “Lalu ia melepaskan seekor burung gagak; dan burung itu terbang pulang pergi, sampai air itu menjadi kering dari atas bumi.”

Pernahkah kalian bertanya-tanya mengapa Nuh memilih burung gagak untuk dilepaskan sebagai salah satu ‘alat’ untuk mengetahui keadaan di luar sana?

Mari kita bahas fakta lainnya mengenai burung gagak. Fakta menunjukkan bahwa Burung gagak adalah burung yang cerdas, walaupun tampaknya menyeramkan.

Apakah kalian tahu bahwa burung gagak dapat menyelesaikan beberapa masalah? Di dalam penelitian yang dilakukan oleh ‘BBC : Are Crows the ultimate problem solvers?’ burung gagak dapat mengerti bagaimana untuk memperoleh makanan, dengan melakukan 8 step penyelesaian masalah. Cukup menarik, bukan?

Selain itu, penelitian lain menyatakan bahwa burung gagak adalah burung yang cerdas, ketika ada makanan yang dimasukan ke dalam tabung berisi air, burung gagak harus berpikir bagaimana agar makanan tersebut bisa terangkat dan akhirnya ia dapat makan.

Apakah kalian tahu apa yang dilakukan oleh burung gagak itu agar bisa mendapatkan makanan? Burung gagak itu memasukkan batu demi batu untuk menambah volume air sehingga makanan itu yang mengapung dan dapat dijangkau oleh paruh burung gagak.

Luar biasa bukan fakta kecerdasan gagak ini? Tak heran Nuh melepaskan burung gagak untuk memastikan bahwa air sudah menjadi kering, dengan harapan bahwa kecerdasan burung gagak ini cukup untuk memastikan bahwa ia akan kembali jika air masih menutupi daratan.

Sama seperti Nuh memilih burung gagak karena memiliki tujuan, begitu juga dengan Tuhan. “Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya.” (Galatia 1:15)

Tuhan memilih setiap umat-Nya karena ada tujuannya. Apa tujuan itu? Salah satu tujuan kita yaitu, “… memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.” (Markus 16:20)

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

6 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

1 day ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

5 days ago