Seri Kepemimpinan Kristen

Kepemimpinan Kristen Part 2 – Melihat yang Benar

Apa gunanya berdoa dan meminta nasihat dari Tuhan?

Di dunia yang penuh dengan kompromi, kita perlu meminta nasihat Tuhan.

“Dikuatkan dan diterangi oleh Pekerja yang ahli, mereka akan disanggupkan untuk berdiri teguh melawan pengaruh-pengaruh najis dan melihat yang benar dari yang salah, yang baik dari yang jahat. Mereka akan menyetujui apa yang Allah setujui, dan akan berjuang dengan sungguh-sungguh melawan masuknya prinsip-prinsip yang salah ke dalam pekerjaan-Nya.”

Christian Leadership 4.2

Jadi, sangat penting meminta nasihat dari Tuhan agar bisa membedakan benar dan salah, baik dan jahat.

Ada begitu banyak pemimpin yang berkompromi dengan dunia. 

Ingatlah! Alkitab mencatat, “Celakalah mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit.” (Yesaya 5:20)

Jika kita sungguh-sungguh mau menjadi pemimpin Kristen yang sejati, maka kita harus meminta nasihat Tuhan sehingga kita bisa membedakan benar-salah, baik-jahat, dan tidak berkompromi.

Itulah kunci sukses memimpin yang Tuhan berikan kepada kita.

Kiranya kita menjadi pemimpin-pemimpin yang tidak berkompromi, suka berdoa, dan meminta nasihat dari Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

28 minutes ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago