Seri Kehidupan Doa

Kehidupan Doa Part 4 – Buka dan Tutup

Setiap hari kita memiliki kesibukan masing-masing, bukan?

Tetapi hari ini kita akan melihat lagi teladan yang Yesus berikan.

Yesus sehari-hari juga sibuk, tetapi lihat apa yang tetap Ia lakukan di tengah kesibukannya.

Banyak orang yang datang pada Yesus dan Ia menyembuhkan penyakit serta mengajar orang banyak. Tetapi  “…Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.” (Matius 14:23)

Sesibuk apapun Yesus, Ia meluangkan waktu khusus untuk berdoa dan sudah seharusnya itu menjadi teladan kita juga. Sesibuk apapun yang kita lakukan hari ini, ingatlah untuk meluangkan waktu kita secara pribadi dengan Tuhan. 

Berapa banyak dari kita yang adalah pelayan Tuhan? Seringkali  selain sibuk di pendidikan ataupun pekerjaan, kita juga memiliki kesibukan dalam kegiatan kerohanian. Tetapi pertanyaan bagi kita: “Apakah kita sudah meluangkan waktu kita secara pribadi pada Tuhan?”

Jangan sampai kita rajin dalam pendidikan, pekerjaan, dan kegiatan rohani, tetapi kita mengabaikan hubungan pribadi kita dengan Tuhan.

Perhatikan lagi teladan-Nya:

Pagi-pagi benar saat hari masih gelap (Markus 1:35), Yesus pergi untuk berdoa. Inilah yang mengingatkan kita bahwa kita harus selalu bersekutu dengan Tuhan sebelum kita memulai aktivitas kita.

Ketika hari sudah malam (Matius 14:23), Yesus pergi untuk berdoa. Inilah yang mengingatkan kita bahwa sesudah kesibukan kita di dalam segala urusan, haruslah kita tutup untuk bersekutu bersama Tuhan.

Oleh karena itu, bukalah dan tutuplah segala aktivitas kita bersama dengan Tuhan secara pribadi. Luangkan waktu untuk tuhan, bukan memberikan waktu sisa untuk Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

13 minutes ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago