Seri Kehidupan Doa

Kehidupan Doa Part 1 – Pagi-Pagi Benar di Tempat yang Sunyi

Untuk beberapa waktu ke depan kita akan belajar mengenai kehidupan berdoa yang ada di dalam Alkitab. Tokoh pertama yang akan kita teladani tentu saja Yesus.

Apa yang Alkitab katakan? “Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.” (Markus 1:35)

Ada tiga hal penting untuk diperhatikan dalam kehidupan Yesus:

Pertama, Yesus berdoa.

Kedua, Ia berdoa pada waktu ‘pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap.’

Ketiga, Ia pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa sebelum kita melakukan segala aktivitas kita, marilah kita berdoa terlebih dahulu pada pagi-pagi benar di tempat yang sunyi.

Mari sekarang kita refleksikan dengan diri kita.

Saat kita membuka mata kita, apakah kita memberikan waktu khusus untuk Tuhan terlebih dahulu ataukah kita langsung beraktivitas dengan gadget kita untuk membalas chat orang, membaca atau menonton berita di koran maupun TV, belajar untuk ujian pagi hari, atau kegiatan lainnya?

Mulai hari ini marilah kita mengikuti teladan-Nya, yaitu mulai memberikan waktu khusus untuk berdoa di pagi hari sebelum kita melakukan segala aktivitas kita. Cobalah untuk bangun lebih awal sebelum matahari terbit dan carilah waktu untuk berhubungan dengan Tuhan melalui doa dan membaca Firman-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago