Seri Air

Seri Kesehatan — Air Part 3

Dalam seri sebelumnya kita telah belajar bagaimana air sangat penting bagi kehidupan kita.

Hari ini kita akan mempelajari fungsi air sebagai pelarut. Apakah maksud pelarut? Pelarut umumnya merupakan zat cair yang dapat membawa zat lain untuk dapat larut atau “hilang.” Contohnya seperti gula yang larut dalam air. Contoh lain adalah ketika kita mencuci tangan dari pasir, maka air membawa pasir itu hilang dari tangan kita.

Jika kita memakan buah dan sayur, fungsi air adalah untuk membawa vitamin atau senyawa lain ke dalam peredaran darah sehingga memberikan manfaat yang bagi kesehatan kita.

Air di dalam tubuh juga melarutkan “racun” kemudian dikeluarkan melalui air seni.

Peranan air sebagai pelarut ini sangatlah penting bagi tubuh kita.

Demikianlah juga di dalam kehidupan kita. Yesuslah air itu dan Ia jugalah sumber dari segala mata air kehidupan. “…Aku, sumber air yang hidup…” (Yeremia 2:13).

Dan Ia mengajak kita untuk datang kepada-Nya dan minum dari sumber air yang hidup itu. “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” (Yohanes 7:37).

Karena “barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya” (Yohanes 4:14). Yesuslah yang akan memuaskan rasa haus jiwa kita (Matius 5:6).

Dan seperti air yang melarutkan racun-racun dalam tubuh kita, air dari Yesus juga akan membasuh dosa-dosa kita dan menyucikan kita.

“Pada waktu itu akan terbuka suatu sumber [fountain; sumber air] … untuk membasuh dosa dan kecemaran”

Zakharia 13:1

Karena itu, dalam setiap kebutuhan kita, bukan hanya kebutuhan secara fisik, tetapi terlebih kebutuhan kita untuk memiliki hidup yang sesuai dengan kehendak Tuhan, datanglah pada-Nya dalam doa dan membaca Firman-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

13 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

6 days ago