Lagu

Menyanyi di Tengah-Tengah Perjalanan yang Tidak Mudah

Perjalanan bangsa Israel di padang gurun bukanlah perjalanan yang mudah. Ada banyak hal baik dan buruk yang mereka alami. Tetapi salah satu hal yang mereka lakukan untuk menguatkan adalah dengan menyanyi lagu-lagu rohani.

Seperti orang Israel, kita sebagai umat Tuhan juga sementara berjalan menuju Kanaan rohani, yaitu surga. Pasti ada banyak hal baik maupun buruk yang kita alami. Ajakan Tuhan untuk orang Israel kuno dan kita, Israel rohani, masih sama.

“Sementara orang Israel, yang sedang melakukan perjalanan melalui padang gurun, bersukaria di dalam perjalanan mereka dengan musik yaitu nyanyian rohani, Tuhan mengajak anak-anak-Nya hari ini bersukaria di dalam perjalanan ziarah mereka.”

The Voice in Speech and Song 407.2

Untuk itu Mazmur 104:33 berkata, “Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.”

Yang sedang membaca saat ini semua hidup, bukan? Tidak ada yang setengah hidup, atau setengah mati, bukan? Kalau begitu ayat ini adalah untuk kita semua.

Marilah kita menyanyi memuji nama Tuhan.

Beberapa lagu yang bisa didengarkan di playlist kami:

Kumpulan lagu rohani:
https://youtube.com/playlist?list=PLoCQDFwaCjCeSbmgy-E2JsiyhQX9ZScSd&si=1RDHVZ1bq07pQOTJ

Kumpulan lagu rohani anak-anak:
https://youtube.com/playlist?list=PLoCQDFwaCjCf6RYDLTNeyPKqfR0oxtxVr&si=xD0876k4zVQS6KSw

Kiranya lagu-lagu ini boleh menguatkan kita semua.

Selamat pergantian hari dan selamat malam. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

8 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

5 days ago