Seri Makanan yang Mirip Bagian Tubuh

Makanan yang Mirip Bagian Tubuh Bagian 4 – Ubi

Shalom, selamat Sabat!

Kembali lagi kita akan membahas mengenai makanan yang mirip bagian tubuh kita, yaitu ubi.

Jadi, hari ini kita akan membahas makanan yang mungkin kita sering katakan sebagai makanan desa, yaitu ubi. Tetapi ‘makanan desa’ ini punya manfaat yang luar biasa untuk pankreas kita. Mari kita lihat kemiripan ubi dan pankreas kita.

Apakah kamu tahu?

Ubi sangat berguna bagi pankreas karena jenis gula alami yang terdapat pada karbohidrat kompleks pada ubi membantu menstabilkan tingkat gula darah. Ubi juga mengandung vitamin B6 yang tinggi. Dan menurut penelitian, vitamin B6 ini bisa menghambat pertumbuhan kanker pankreas.

Banyak dari kita terkadang menganggap remeh ‘makanan desa’ yang satu ini padahal ubi memiliki manfaat yang baik untuk tubuh kita. Begitu juga dengan kehidupan kita yang suka menganggap remeh sesuatu, padahal sebenarnya itu memiliki manfaat luar biasa.

Sekarang perhatikan ayat ini, “Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.” (2 Timotius 3:15)

Apa artinya? Artinya: Firman Tuhan ini akan bermanfaat untuk menuntun kita pada keselamatan, bukan kebinasaan kekal.

Oleh karena itu, jadikanlah Alkitab sebagai satu-satunya sumber kekuatan dan pengharapan kita. Jangan pernah anggap remeh Firman Tuhan karena berkat-Nya akan dilimpahkan bagi anak-anak-Nya yang setia dan menurut akan perintah-Nya.

Hari ini adalah hari Sabat, dimana Tuhan menasihati kita di dalam sepuluh hukum yaitu, “Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat.” (Keluaran 20:8)

Jadi, Jangan pernah anggap remeh “hari Sabat” Tuhan ini. Mengapa? Karena itu adalah salah satu dari dua lembaga yang Tuhan buat di Taman Eden (dua Lembaga yaitu: pernikahan dan hari ke-7 untuk diberkati). Semua hari adalah baik, tetapi ada satu hari Tuhan berkati “Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, ….” (Kejadian 2:3).

Hari ini kita belajar untuk tidak menganggap remeh isi dari Firman Tuhan dan terimalah berkat pada hari Sabat yang suci dan indah ini.

Selamat Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago