Seri Ketika Sedang Sakit

Ketika Sedang Sakit (Bagian 8) – Hindari Daging (Bagian 2) – Nutrisi Bekas

Shalom, selamat hari Sabat.

Tubuh mendapatkan nutrisi dari apa yang kita konsumsi. Dan sumber nutrisi yang terbaik adalah yang asalnya dari sumber nabati. Mengapa?

Mereka yang mengonsumsi daging hewan tidak lain sedang mengonsumsi biji-bijian dan sayuran bekas; karena hewan menerima nutrisi dari makanan itu yang membuatnya bertumbuh. Kehidupan yang ada di dalam biji-bijian dan sayuran masuk ke dalam pemakan [hewan]. Kita menerimanya dengan mengonsumsi daging hewan. Betapa jauh lebih baik jika kita mendapatkan itu [nutrisi] secara langsung, dengan cara mengonsumsi makanan yang Allah telah sediakan agar kita gunakan!

The Ministry of Healing 313.1

Hewan mendapatkan nutrisi dari tumbuhan, dan nutrisi itu digunakan hewan untuk bertumbuh. Ketika kita makan daging hewan maka nutrisi yang kita konsumsi adalah nutrisi bekas yang telah dipakai hewan tadi untuk bertumbuh. Yang berarti kualitas dan jumlah nutrisinya sudah sangat menurun.

Betapa cerdasnya apabila kita mengonsumsi langsung nutrisi yang tubuh kita perlukan pada tangan pertama dengan cara mengonsumsi sayur dan buah-buahan secara langsung. Dengan begitu kualitas dan jumlah nutrisinya tidak akan berkurang.

Lalu bagaimana peran nutrisi dalam proses penyembuhan penyakit? Kita akan membahasnya pada renungan berikutnya.

Sama seperti tubuh kita yang memerlukan nutrisi terbaik yang tentunya bukan nutrisi bekas, demikian juga Tuhan ingin agar kita melakukan yang terbaik dalam melakukan segala sesuatu. Entah itu untuk menolong orang, melayani Tuhan, mengerjakan sesuatu, atau “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23)

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua dan kita selalu dalam keadaan yang sehat.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 4) – Teguran yang Membawa kepada Kebenaran

Setelah menjelaskan tentang adanya pengajar-pengajar palsu, Paulus mengutip perkataan seorang nabi dari Kreta yang menggambarkan…

21 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 3) – Waspada terhadap Ajaran yang Menyesatkan

Setelah menjelaskan karakter yang harus dimiliki oleh seorang penatua, Paulus segera mengungkapkan alasannya. Jemaat di…

2 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

3 days ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

6 days ago