Renungan Kitab Keluaran

Perenungan Keluaran 9 – Pelajaran dari Hujan Es

Pada pasal ini juga ada beberapa tulah, yaitu tulah kelima sampai tulah ketujuh. Dan semua tulah ada Pelajaran yang menarik. Tetapi hari ini saya tertarik dengan tulah ketujuh, yaitu hujan es.

Baca atau dengarkan kisah lengkapnya pada pasal ini. Dan khusus yang akan saya bahas hari ini mengenai hujan es, silakan dibaca ayat 13-35.

Kisah mengenai hujan es ini ada dua hal menarik yang ingin saya bahas.

Pertama, hujan es ini hanya menimpa di seluruh tanah Mesir. Sedangkan di Gosyen tempat orang Israel tidak turun hujan es (baca ayat 25-26). Dari sini kita diingatkan bahwa ada perbedaan antara umat Allah dan bukan umat Allah. TUHAN membuat perbedaan. Dan biarlah kita memilih untuk berdiri dan menjadi umat Allah yang setia.

Kedua, peringatan mengenai hujan es yang dahsyat diberikan kepada orang Mesir (baca ayat 18-21). Dan dikatakan “… siapa di antara para pegawai Firaun yang takut kepada firman TUHAN, menyuruh hamba-hambanya serta ternaknya lari ke rumah, tetapi siapa yang tidak mengindahkan firman TUHAN, meninggalkan hamba-hambanya serta ternaknya di padang.” (Keluaran 9:20-21)

Apakah di antara orang Mesir ada yang percaya?

“Hujan es bukanlah sesuatu yang sering terjadi di Mesir, dan hal seperti ini belum pernah dilihat oleh orang Mesir. Ini tersebar dengan cepat, dan semua orang yang percaya akan firman Tuhan telah mengumpulkan ternak mereka sementara mereka yang mencemoohkan amaran itu membiarkan ternaknya di padang. Dengan demikian di tengah-tengah hukuman, rahmat Allah telah dinyatakan, orang banyak diuji, dan nyatalah sekarang berapa banyak yang telah dituntun untuk takut kepada Allah oleh perwujudan kuasa-Nya.

Patriarchs and Prophets 269.2

Jadi, ada orang-orang yang percaya kepada firman Tuhan.

Dari kedua hal yang menarik perhatian saya ini, mulai dari tanah Gosyen yang tidak terkena dampaknya serta orang Mesir yang menurut pastilah terbebas dari tulah ini, maka ada kutipan yang ingin saya bagikan.

“Telah ditunjukkanlah kepada orang-orang Mesir bahwa bumi ini berada di bawah pengendalian Allah yang hidup, bahwa unsur-unsur di dalam alam ini mematuhi suara-Nya, dan bahwa satu-satunya jalan untuk beroleh keselamatan adalah dengan menurut kepada-Nya.”

Patriarchs and Prophets 269.3

Kiranya renungan hari ini boleh membuat kita semakin setia serta menurut kepada semua perintah-Nya serta ingatlah bahwa semuanya ada di bawah kendali Allah yang hidup.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 4) – Tetap Bersukacita Meski Ditolak

Setelah pemberitaan Paulus di Antiokhia Pisidia, banyak orang tertarik mendengarkan firman Tuhan. Bahkan pada hari…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 3) – Jangan Menyia-nyiakan Kesempatan

“Dari Perga mereka melanjutkan perjalanan mereka, lalu tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 2) – Jangan Menolak Terang Kebenaran

Setelah diutus, Paulus dan Barnabas mulai memberitakan Injil ke berbagai tempat. Dalam perjalanan itu, mereka…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 1) – Dipanggil untuk Pekerjaan Tuhan

Kisah Para Rasul pasal 13 menjadi titik penting dalam perjalanan pekabaran Injil. Di pasal inilah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 3) – Ditinggikan atau Direndahkan?

Setelah peristiwa pembebasan Petrus, kisah beralih kepada Raja Herodes. Ia tampil di hadapan rakyat dengan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 2) – Ketika Tuhan Menjawab di Luar Dugaan

Mari kita lanjutkan Kisah Para Rasul pasal 12, ketika Petrus berada di dalam penjara. Situasinya…

6 days ago