Seri Ketika Sedang Sakit

Ketika Sedang Sakit (Bagian 3) – Fungsi Rasa Sakit (Bagian 2) – Usaha Tubuh

Shalom, selamat hari Sabat.

“Penyakit adalah suatu usaha dari tubuh untuk membebaskan tubuh dari kondisi yang dihasilkan karena pelanggaran akan hukum kesehatan.”

The Ministry of Healing 127.1

Dengan kata lain kutipan ini menuliskan bahwa penyakit sebenarnya adalah cara tubuh untuk menyembuhkan dirinya.

Contohnya adalah batuk dan pilek. Ketika kita sedang batuk atau pilek tubuh kita sebenarnya sedang membuang kotoran dari dalam tubuh melalui dahak ketika batuk atau ingus ketika pilek. Batuk dan pilek sebenarnya usaha tubuh untuk membersihkan diri dari kotoran yang ada di dalam tubuh, yang mungkin masuk melalui makanan tidak sehat yang kita konsumsi.

Contoh sederhana lainnya adalah demam. Ketika tubuh terserang infeksi (entah karena bakteri atau jamur patogen) maka biasanya tubuh akan secara otomatis akan menaikkan suhu tubuh yang biasa kita sebut sebagai demam. Mengapa tubuh membuat demam? Demam pada tubuh mengaktifkan sel darah putih dan prajurit-prajurit lainnya dalam tubuh untuk berperang melawan bakteri penyebab infeksi. Saat demam sel darah putih seperti sel limfosit dapat bergerak lebih cepat dan lancar ke daerah infeksi di dalam tubuh.

Demam memang memberikan manfaat saat tubuh sedang terserang infeksi, namun kita perlu berhati-hati ketika demam itu sudah sangat tinggi (sekitar 40 derajat celsius ke atas). Mengonsumsi air minum dengan banyak secara berkala dan mengkompres tubuh dengan air bersuhu netral (tidak panas tidak dingin) dapat membantu menurunkan panas berlebih dalam tubuh. Anda juga dapat pergi berkonsultasi pada seseorang yang sudah ahli dalam bidang kesehatan ketika panas sudah terlalu tinggi dalam jangka waktu yang lama.

Sekali lagi kita melihat kebaikan Tuhan dalam tubuh manusia. Jikalau Tuhan dapat menyembuhkan penyakit jasmani kita melalui mekanisme indah yang kita pelajari tadi, percayalah bahwa Ia juga mampu menyembuhkan penyakit rohani kita “Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN…” (Yeremia 30:17)

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua dan kita selalu dalam keadaan yang sehat.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 4) – Kuatkan Hatimu

Setelah perdebatan yang sengit di Mahkamah Agama, keadaan Paulus masih jauh dari aman. Ia ditolak…

23 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 3) – Pengharapan Kebangkitan

Sebelum melanjutkan pembahasan kisah ini, kita sedikit membahas mengenai kebangkitan. “Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 2) – Hikmat di Tengah Tekanan

Setelah dihadapkan kepada Mahkamah Agama, Paulus mendapati dirinya berada di tengah situasi yang sangat sulit.…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 6) – Menggunakan Hak dengan Bijaksana

Setelah orang banyak menolak kesaksian Paulus, kepala pasukan Romawi memerintahkan agar Paulus diperiksa dengan cambuk…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 5) – Tetap Setia Meski Ditolak

Ketika Paulus menceritakan bagaimana Tuhan memanggil dan mengutusnya kepada bangsa-bangsa lain, reaksi orang banyak berubah…

6 days ago