Kesehatan

Seri Kesehatan – Mengapa Kita Bisa Tersedak?

Pernahkah kita mendengar seseorang berkata “jangan bicara selagi makan”?

Mengapa disarankan agar saat makan tidak sambil berbicara?

Sebagian besar kita sudah mengetahui alasannya, yaitu nanti akan tersedak.

Tersedak adalah suatu mekanisme pertahanan tubuh. Ketika sesuatu masuk ke dalam sistem pernafasan, entah itu makanan atau air, maka tubuh langsung mengeluarkan sinyal untuk mengeluarkan makanan atau air itu dari pernapasan yang berupa tersedak dan batuk-batuk.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Di antara saluran pernapasan dan saluran cerna ada yang dinamakan klep epiglotis. Katup ini akan menutup saluran pernafasan jika kita menelan makanan, bernafas, atau berbicara. 

Namun saat kita mau menelan makanan dan berbicara pada saat yang sama, maka klep epiglotis tidak bekerja secara normal, dan jika terjadi keterlambatan menutup maka makanan atau air masuk ke dalam saluran pernafasan dan akhirnya kita tersedak yang bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Jika orang bisa meninggal karena tersedak oleh karena melakukan dua hal bersamaan, yaitu makan sambil berbicara. Begitu juga dengan kehidupan kita. Janganlah kita mencari Tuhan dan kerajaan-Nya, tetapi secara bersamaan juga kita tidak mau melepaskan kenikmatan sementara yang dunia tawarkan ini.

Mengapa? “Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.” (Yakobus 1:8)

Oleh karena itu “… pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah… Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!” (Yosua 24:15)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

13 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

6 days ago