Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 9) – Hukum Keempat (Bagian 2) – Menyembah Pencipta

Shalom, selamat Sabat adik-adik. Apakah hari ini adik-adik Berbahagia?

Puji Tuhan kita akan kembali merenungkan Firman Tuhan mengenai sepuluh hukum bagian 9 dengan judul hukum keempat bagian 2, menyembah Pencipta.

Bunyi dari hukum keempat yang terdapat di dalam Keluaran 20:8 adalah “Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat.” Artinya kita harus ingat benar-benar dan menguduskannya.”

Lalu bagaimana caranya?

Mari kita belajar dari Yesus. Perhatikan Lukas 4:16 yang mencatatkan mengenai apa yang Yesus lakukan pada hari Sabat, yaitu “Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.” (Lukas 4:16)

Nah apa yang Yesus lakukan di hari Sabat? 

Betul Yesus datang ke rumah ibadah, untuk beribadah kepada Tuhan dan membaca Alkitab. Semasa Yesus di dunia Ia memberikan teladan untuk kita, dan salah satunya kita harus beribadah kepada Tuhan pada hari Sabat yaitu hari Sabtu. Mengapa demikian? Karena di dalam Wahyu 14:7 kita diamarkan “..sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.” Yesus mau mengajarkan bahwa kita harus menyembah Allah pencipta kita dan berhenti dari pekerjaan kita pada hari Sabtu untuk beribadah.

Lalu apakah Allah adalah pencipta langit dan bumi, laut dan segala isinya, sehingga Ia layak disembah? Ya tentu saja. Mari kita kembali membaca ayat yang terdapat di dalam Keluaran 20:11 “Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”

Jadi hari ini kita belajar bahwa pada hari yang ketujuh kita harus beribadah kepada Allah yang adalah Pencipta kita.

Apakah adik-adik mau?

Puji Tuhan kalau mau.

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

10 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 25 (Bagian 6) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah mendengar penjelasan Festus mengenai perkara Paulus, Raja Agripa berkata: “… ‘Aku ingin mendengar orang…

5 days ago